Hukum & Kriminal

Bandar Pil Koplo Asal Jember Bawa Pistol

Kabid Humas Kombes Pol Trunoyudo didampingi Wadirreskrimum AKBP Fadli W saat jumpa pers di halaman gedung Reskrimum Mapolda Jatim terkait kepemilikan senjata api ilegal, Selasa (7/1/2020).

Surabaya (beritajatim.com) – Polda Jatim berhasil mengungkap kepemilikan senjata api (senpi) berupa pistol ilegal dari tersangka Syaiful Anwar (35), warga Jember. Dari hasil penggerebekan yang dilakukan petugas, ternyata tersangka juga menyimpan ribuan butir pil koplo.

Wadireskrimum Polda Jatim AKBP Fadli W mengatakan, begitu diketahui jika tersangka merupakan seorang bandar, petugas kepolisian kemudian mengembangkan kasus tersebut. Dan kembali membekuk rekannya, Doni Efendi (31), yang juga warga Jember.

Doni diduga turut membantu mengedarkan ribuan pil setan jenis trihexyphenedyl tersebut kepada sejumlah anak jalanan di wilayah Jember dan sekitarnya.

“Dia (Doni) ini bisa dikatakan seperti bandar kecil dibawahnya Si Syaiful. Mengedarkan pil koplo kepada anak jalanan, anak-anak punk,” ujarnya.

Oleh tersangka, setiap 5 butir pil koplo dihargai Rp 10 ribu. Keduanya mengaku dalam sehari dapat meraup keuntungan hingga Rp 1,5 juta.

Tersangka juga mengaku kepada penyidik, puluhan ribu pil koplo tersebut diperoleh dari seseorang warga Tanggul Jember berinisial BG. Saat ini, BG sedang dalam perburuan petugas kepolisian, “BG masih DPO,” ujarnya. [uci/but]

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar