Hukum & Kriminal

Awal Tahun, Polres Malang Bekuk 23 Penjahat Jalanan

Malang (beritajatim.com) – Sedikitnya 23 penjahat jalanan tertangkap Polres Malang di awal tahun 2020 ini. Upaya memberantas street crime pun terus dimaksimalkan jelang Pilkada Kabupaten Malang hingga setahun mendatang.

Melalui operasi rutin selama 16 hari sejak 1 Januari lalu, Polres Malang telah mengungkap 20 kasus street crime dan mengamankan 23 orang tersangka.

Rinciannya, 5 kasus pencurian pemberatan (curat) dengan 5 tersangka, satu kasus pencurian hewan dengan satu tersangka, 3 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan 3 tersangka, satu kasus perampasan dengan 2 tersangka, 2 kasus pemerasan dengan 2 tersangka, 4 kasus pengeroyokan dan penganiayaan dengan 6 tersangka, serta 4 kasus penggelapan dengan 4 tersangka.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan bahwa street crime di wilayahnya tidak spesifik di satu tempat.

“Tidak spesifik di satu tempat, tapi dari hasil analisis dan evaluasi kita ada di beberapa tempat. Seperti di wilayah kecamatan Poncokusumo, Turen, Singosari serta Dampit. Empat daerah ini bersaing lah. Bersaing dalam tanda kutip terjadi tindak pidana,” kata Ujung seusai konfrensi pers di Mapolres Malang, Jumat (17/1/2020) siang.

Ujung melanjutkan, untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan jalanan, pihaknya bakal terus mengintensifkan patroli. Sejumlah giat operasi dadakan juga dilakukan.

“Kita akan perkuat patroli. Reserse kita juga akan fokuskan ke empat tempat tersebut,” tegas Ujung. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar