Hukum & Kriminal

Apes! Hendrik Antar Pesanan Pil Koplo Malah Didatangi Polisi

Lumajang (beritajatim.com) – Sungguh malang nasib Hendrik Hidayat (18) pemuda asal Desa Umbul Kecamatan Kedungjajang kedapatan jualan pil koplo. Dia ditangkap oleh petugas Satreskoba Polres Lumajang saat hendak mengantarkan pesanan pembelinya di Jl. Raya Slamet Riyadi.

Informasi dihimpun di Mapolres Lumajang, Selasa(23/7/2019), tersangka saat itu hendak mengantarkan pesanan pada seorang pembeli 20 butir pil koplo beflogo Y. Dengan mengendarai motor dia menunggu sang pemesan dan ditangkap dipinggir jalan.

“Kami mendapat laporan memgenai seorang penjual pil koplo di Slamet Riyadi,” kata Kasatreskoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito pada wartawan.

Masih kata, saat itu anak buahnya sudah menunggu dan melacak ciri-ciri pelaku yang biasa jualan pil koplo dengan sistem pemesan. Ternyata yang muncul adalah Hendrik dengan mengenakan pakai hem.

“Saat didatangi oleh anak buah berpakaian premen dia mengaku sedang menunggu pembeli dan diciduk,” paparnya.

Mengetahui yang mendatangi petugas, Hendrik kaget dan pasrah dibawak ke Mapolres Lumajang. Dia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang kawanya di Jember.

“Saya hanya pesan pak, biasanya untuk mendapatkan pakai telpon dan dikirim,” akunya.

Kini Hendrik mendekam di Sel tahanan Mapolres Lumajang untuk penyidikan lebih lanjut. Dia dijerat UU RI NO.36 tahun 2009 tentang kesehatan, lantaran menjual belikan pil tanpa disertai keahlian dan kewenanganya. (har/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar