Hukum & Kriminal

Aniaya dan Cabuli Siswa, Oknum Kepala Sekolah Ini Terancam Hukuman 15 Tahun

Surabaya (beritajatim.com) – Oknum Kepala Sekolah Menengah (SMP) Pertama di Surabaya inisial AS terancam hukuman penjara 15 tahun. Pria kelahiran 40 tahun silam itu oleh penyidik Unit 1 Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Jatim dijerat dengan Pasal 80 dan atau Pasal 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perubahan UU RI NO35 tahun 2014 tentang perubahan UU Rl-No’ 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ujar Kasubdit IV Renakta AKBP Festo Ari Permana SIk, Jumat (5/7/2109).

AKBP Festo menyatakan para orangtua korban melaporkan kasus ini pada 3 April 2019, saat itu pelapor mengadakan pertemuan dengan wali murid untuk membahas nilai anak-anak mereka yang menurun, pada saat pertemuan tersebut salah satu wali murid mengatakan bahwa anaknya telah menjadi korban pencabulan oleh tersangka AS.

Selanjutnya setelah pertemuan tersebut masing-masing wali murid menanyakan kepada anak-anaknya dan ada yang menjadi korban pencabulan oleh tersangka AS.

“Dan menurut keterangan korban perbuatan tersangka AS juga disaksikan oleh teman-temannya. Kemudian pada tanggal 8 April 2019 pelapor dan wali murid lainnya melaporkan kasus ini ke unit kami,” ujar AKBP Festo dalam jumpa persnya. [uci/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar