Hukum & Kriminal

Aniaya dan Bawa Clurit, Warga Bambe Driyorejo Dilaporkan ke Polisi

Gresik (beritajatim.com)– Gara-gara menganiaya korban hingga mengalami luka-luka robek bibir. Kurniawan (38) warga Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik, diamankan polisi.

Selain menganiaya, Kurniawan juga membawa senjata tajam (Sajam) jenis clurit yang ditutupi dengan jaket hitam.

Kasus penganiayaan ini bermula saat Riski Hidatulloh (19) selaku pelapor yang juga warga Desa Kedung Betik, Kecamatan Kesamben, Jombang. Istirahat usai latihan kuda kepang, dan bermaksud mencari kaos yang ditanggalkan sewaktu latihan.

Bersamaan dengan itu, Riski tiba-tiba didatangi oleh Kurniawan lalu menganiaya dengan tangan kosong. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek (pecah) dibagian mulut atas sebelah kiri hingga pingsan.

Usai mengalami luka-luka akibat penganiayaan. Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Driyorejo. Dalam waktu tidak lama, petugas mengamankan Kurniawan. Sewaktu diperiksa ternyata sajam jenis clurit dibungkus, atau ditutupi dengan jaket hitam.

“Barang bukti berupa sajam jenis clurit sudah kami amankan,” ujar Kapolsek Driyorejo AKP Wavek Arifin, Kamis (10/10/2019).

Wavek menambahkan, atas perbuatannya itu Kurniawan terancam dijerat dengan pasal 351 KHUP.

“Pelaku sudah kami amankan setelah menjalani pemeriksaan,” tambahnya. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar