Hukum & Kriminal

Agustus 2019, Polres Pamekasan Ungkap 9 Kasus Narkoba

Pamekasan (beritajatim.com) – Satreskoba Polres Pamekasan, kembali menangkap sebanyak 12 orang yang terjaring operasi kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu dalam beberapa pekan terakhir. Khususnya edisi Agustus 2019.

Jumlah tersebut merupakan tersangka dari 9 (sembilan) kasus berbeda, terhitung mulai Kamis hingga Minggu (1-25/8/2019) lalu. Bahkan sebagian di antara mereka merupakan tersangka yang masih remaja dan berstatus sebagai mahasiswa.

“Pengungkapan kasus ini dimulai dari penangkapan tersangka atas nama AKR (inisial) di Desa Sumedangan, Pademawu. Ia tercatat sebagai mahasiswa dan berstatus sebagai pengedar dengan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 0,18 gram,” kata Kasat Reskoba Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto, Senin (26/8/2019).

Pasca pengungkapan kasus tersebut, petugas kembali mengungkap kasus serupa dengan menangkap inisial AT (28) yang kedapatan membawa sabu seberat 0,84 di depan Indomart di Jl Raya Panglegur, Tlanakan, Minggu (4/8/2019). Sehari berselang, polisi kembali menangkap BZF (28) di lokasi serupa.

Dua hari berselang, Rabu (7/8/2019). Seorang tersangka atas nama RMZM (49) warga Kelurahan Kanginan, Pamekasan, ditangkap petugas karena kepemilikan sabu seberat 2,11 gram. “Baru pada pengungkapan kelima, kita menangkap dua tersangka sekaligus, yakni inisial AH (42) warga Omben, Sampang, bersama AR (38) asal Malang. Keduanya ditangkap di sebuah rumah di Jl Segera, Kelurahan Juncancang, Pamekasan. BB (Barang Bukti) seberat 11,62 gram,” ungkapnya.

“Berikutnya tersangka inisial HRY (20) dan ZNL (20) warga Desa Pangereman, Batumarmar. Keduanya ditangkap di pematang sawah di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar. Keduanya sebagai pemakai dan BB yang diamankan seberat 0,27 gram,” jelasnya.

Pada pekan ketiga Agustus 2019, yakni Rabu (14/8/2019) lalu. Polisi kembali mengungkap kasus serupa dengan menangkap satu tersangka atas nama YH (25) warga Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu. “Pada pekan yang sama, kami juga menangkap HDY (18) dan LDAP (18) warga Desa Teja Barat, Pamekasan, di sebuah rumah desa setempat. BB seberat 0,98 gram,” imbuhnya.

“Terakhir atas nama AS (28) warga Desa Nyalabuh Laok, ia kita amankan di sebuah rumah di Desa Konang, Kecamatan Galis, beserta BB seberat 0,32 gram. Jadi total dari operasi ini tercatat sebanyak 9 kasus dan 12 tersangka, tiga orang berstatus pengedar dan sembilan lainnya pemakai. BB berupa alat hisap dan sabu seberat 16,83 gram,” pungkasnya.

Akibat kasus tersebut, para tersangka dijerat Pasal 112 (1) sub 114 (1) dan Pasal 127 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara ancaman hukuman minimal lima tahun penjara hingga seumur hidup. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar