Hukum & Kriminal

Judi Tor Sator Sepakbola Piala Dunia Marak di Sampang

Sampang (beritajatim.com)–Judi bola atau yang biasa disebut dengan istilah Tor Sator diduga kuat marak terjadi pada momentum Piala Dunia tahun 2018.

Sebab, saat Piala Dunia periode sebelumnya, jajaran Kepolisian setempat berhasil mengamankan beberapa pejudi. Bahkan ada salah satu yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

\”Kami mencium adanya aroma perjudian tor sator Piala Dunia, tapi kami hanya warga biasa, seharusnya aparat hukum yang proaktif melakukan penangkapan kepada mereka yang melakukan perjudian,\” kata Sinol, salah satu warga Sampang, Senin (18/6/2018).

Dia mengatakan judi tor sator marak di wilayah Kota Sampang. Dengan kondisi ini, Sinol berharap kepada jajaran Kepolisian setempat, untuk gencar melakukan patroli di beberapa area nonton bareng, karena bukan sesuatu hal yang mustahil jika tor sator itu digelar.

\”Memang judi ini kadang untuk membuat semangat nonton bola. Tapi, jika hanya untuk menang semestinya harus ditindak,\” ujarnya.

Sekadar diketahui, judi tor sator yaitu judi tebak skor gol ke gawang. Semisal seorang bandar judi menyiapkan 5 kupon yang ditulisi dengan angka 1 sampai 5. Kemudian dikocok dan dibagikan kepada 5 orang. Lalu, penentuan pemenang judi tor sator ini adalah sesuai jumlah gol yang tertulis di dalam kupon tersebut.

Tapi, dalam permainan judi tor sator ini jika gol dalam pertandingan kedua kesebelasan melebihi 5 gol semisal 6 sampai 10 gol. Maka pemenangnya yaitu si pemegang kupon angka 5. Sebaliknya, jika dalam pertandingan tidak ada gol. Maka pemenang tor sator jatuh pada pemilik kupon angka nomor 1.[sar/air]

Apa Reaksi Anda?

Komentar