Hukum & Kriminal

13 Tersangka Narkoba di Bangkalan Terancam Hukuman Mati

Para tersangka kasus narkoba di Polres Bangkalan.

Bangkalan (beritajatim.com) – Kasus penyalahgunaan narkoba terhitung sejak 25 Januari hingga 25 Februari 2020, polisi berhasil menciduk 25 orang tersangka. Sanyak 13 orang di antaranya diancam dengan hukuman mati.

Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, pihaknya semakin gencar mengungkap kasus narkoba sebab mayoritas pengguna narkoba merupakan usia produktif.

“Kami mengajak seluruh element bersama-sama melakukan upaya pencegahan, sebab korban dari barang haram ini merupakan generasi muda,” ucapnya, Rabu (26/2/2020).

Dalam ungkap kasus ini, setidaknya ada 45,5 gram sabu dan dua pil inex berhasil diamankan. Serta menyita 19 set alat hisap dan beberapa peralatan pendukung lain.

Dalam ungkap kasus ini, beberapa yang menonjol salah satunya yakni seorang pelaku wanita bernama Sri Wahyuni (40) warga asal Surabaya. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita 5 klip sabu dengan total berat 1,8 gram.

Menurut keterangan pelaku, ia mengedarkan narkoba karena desakan ekonomi. Ia diupah Rp 200 ribu oleh rekannya setelah mengedarkan sabu setiap harinya.

“Saya diberi Rp 200 ribu sebagai upah, saya butuh untuk menutupi kebutuhan keluarga,” ungkapnya.

Meski kini menyesal, ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut dan diancam pasal 114 ayat 1 dan 2 nomer 35 tahun 2019 dengan ancaman hukuman mati. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar