Hukum & Kriminal

4.760 Personil dari 14 Instansi Bakal Amankan Pilkades Pamekasan

Polres Pamekasan menggelar Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mantap Praja Ronggosukowati 2019 dalam rangka Pengamanan Pilkades Serentak di Auditorium Bhayangkara, Jl Stadion 81, Selasa (3/9/2019). [Foto: Samsul Arifin/beritajatim.com]

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 4.760 personil dari 14 instansi berbeda bakal disiapkan untuk mengamankan proses pelaksanaan Pemilihan Kelapa Desa (Pilkades) Pamekasan yang akan digelar serentak, Rabu (11/9/2019) mendatang.

Jumlah tersebut merupakan rencana kebutuhan untuk pengamanan pelaksanaan pilkades Pamekasan, yang akan digelar serentak di 91 desa berbeda di 13 kecamatan berbeda di Bumi Gerbang Salam. Sekaligus mensukseskan pelaksanaan pesta rakyat tingkat desa.

“Proses pengamanan pilkades serentak, kami bakal mendapat bantuan pengamanan dari Polda Jatim, Brimob, termasuk BKO dari instansi samping seperti TNI dan lainnya,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo, melalui Kasubag Humas Polres Pamekasan, IPTU Nining Dyah, Sabtu (7/9/2019).

Diakuinya, dari total tersebut terdapat sebanyak 14 instansi berbeda yang terlibat dalam pengamanan. Masing-masing sebanyak 689 personil Polres Pamekasan dan Polsek Jajaran, 1.503 personil BKO Polres Jajaran PAM TPS, 600 personil BKO Satbrimob Polda Jatim. Serta 12 personil BKO Escape Brimob Polda Jatim.

Selain itu, terdapat sebanyak 60 personil BKO Anti Anarkis, 100 personil Ditshabara Polda Jatim, 30 personil Rainmas Polda Jatim, 12 personil Dit Intelkam, 12 personil Dit Reskrim Polda, 5 personil Propam Polda, 1.100 personil BKO TNI, 182 personil Satpol-PP Pamekasan, 455 personil Linmas,

“Dari total personil yang disiapkan, terbanyak personil BKO Polres Jajaran PAM TPS yang mencapai angka sebanyak 1.503 personil. Serta sebanyak 1.100 personil dari BKO TNI Kodim 0826 Pamekasan,” sambung perempuan yang akrab disapa Bu Nining.

Dari itu pihaknya mengajak masyarakat agar selalu menjaga dan menciptakan suasana aman, damai dan kondusif selama pelaksanaan pilkades serentak 2019. “Tentunya kami berharap pelaksanaan pilkades tahun ini berlangsung aman, damai dan lancar hingga tahapan tuntas,” harapnya.

Sebelumnya Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo mengajak masyarakat agar menjadikan pilkades sebagai ajang pemersatu perbedaan, serta bukan justru dijadikan sebagai ajang permusuhan. “Mari sukseskan pilkades serentak di Pamekasan, ciptakan Pamekasan aman dan damai,” imbaunya.

“Berbeda pilihan dalam pelaksanaan pilkades tidak menjadi masalah, terpenting kebersamaan dan silaturrahmi tetap terjaga,” pungkas pimpinan yang akrab disapa Pak Teguh.

Seperti diketahui, pelaksanaan pilkades di Pamekasan akan digelar serentak di 91 desa berbeda yang tersebar di 13 kecamatan berbeda. Tiga kecamatan berbeda masuk katagori terbanyak yang akan melaksanakan pilkades, yakni kecamatan Proppo dengan total sebanyak 13 desa, disusul kecamatan Pademawu sebanyak 12 desa, serta kecamatan Tlanakan dengan 11 desa.

Sementara dua kecamatan dengan jumlah desa paling sedikit yang akan melaksanakan pilkades serentak, yakni kecamatan Pamekasan (Kota), yakni hanya empat desa berbeda; Desa Laden, Nyalabuh Dheje, Toronan, dan Teja Timur. Terakhir Kecamatan Waru, yakni Desa Ragang, dan Tampojung Pregi. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar