Hukum & Kriminal

25 Ribu Bungkus Rokok Ilegal dari Pamekasan Masuk Jember

Jember (beritajatim.com) – Polisi berhasil menggagalkan peredaran 25 ribu bungkus rokok ilegal yang masuk ke Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pengiriman rokok ke wilayah Kecamatan Jenggawah dilakukan pada malam hari.

“Kamis (31/1/2019) malam, sekitar pukul 22.30, kami mendapat informasi bahwa akan ada transaksi jual beli rokok tanpa cukai dan barang ilegal lainnya. Kami melakukan penyelidikan,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo, Sabtu (2/2/2019).

Polisi pun melakukan penyisiran dan berhasil menghadang sebuah mobil Isuzu hitam dan Mitsubishi L300 yang diduga mengangkut rokok-rokok itu. “Kami geledah, dan didapatkan barang bukti, total 126 bal rokok tanpa cukai. Kerugian negara mencapai Rp 118 juta,” kata Kusworo. Rokok ini ditargetkan beredar di Kecamatan Jenggawah dan Pakusari.

Ada empat merek rokok ilegal, yakni Grand Premium, Nat Geo Mild, Grand Max, dan Sugun. Polisi mengamankan tiga orang tersangka pria yang berasal dari Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean, Pamekasan, yakni Hry, HS, dan AS.

Mereka mengaku memperoleh rokok ilegal itu dari Pamekasan, Madura. “Mereka mengaku sebatas hanya mengantarkan, hanya kurir, dengan upah Rp 25 ribu per bal. Dari situ, kami akan mengembangkan penyelidikan,” kata Kusworo. Mereka terancam hukuman minimal satu tahun penjara. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar