Rabu, 24 Oktober 2018

Sandur dan Wayang Thengul Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Sabtu, 11 Agustus 2018 10:35:13 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Sandur dan Wayang Thengul Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Bojonegoro (beritajatim.com) - Karya budaya lokal Wayang Thengul dan Seni Sandur asal Kabupaten Bojonegoro, ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia.

Penetapan dilakukan Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Penetapan tersebut dilaksanakan dalam sidang penetapan WBTB Indonesia 2018 di Hotel Millenium Sirih Jakarta pada Jumat (3/8) lalu. Selain wayang thengul dan seni sandur, ada enam karya budaya dari Jatim juga ditetapkan sebagai WBTB Indonesia.

Keenam kesenian tradisi itu diantaranya Janger Banyuwangi, Clurit (Are’) Madura, Rawon Nguling Probolinggo, Upacara Adat Manten Kucing Tulungagung, Reog Cemandi Sidoarjo dan Wayang Topeng Jatiduwur Jombang.

Seniman dan budayawan yang tergabung sebagai tim penyusun pokok pikir kebudayaan daerah Kabupaten Bojonegoro, Adi Sutarto menyebutkan, bahwa warisan budaya tak benda dimungkinkan jumlahnya masih bertambah.

Pengakuan tersebut akan ditindak lanjuti oleh tim penyusun pokok pikir kebudayaan daerah Bojonegoro, dengan mengeluarkan rekomendasi kepada Pemkab Bojonegoro. "Hal yang luar biasa, ketika seni Wayang Thengul dan Sandur diakui warisan budaya. Tinggal melangkah untuk tindak lanjutnya," kata Adi, Sabtu (11/8/2018).

Rencananya, selain Wayang Thengul dan Sandur, pihaknya juga akan memberikan rekomendasi untuk mengusulkan obyek budaya lainnya, yakni Oklik dan Ajaran Samin. Yang keduanya mewakili tema masyarakat lereng Pegunungan Kendeng dan bantaran Sungai Bengawan Solo.

"Semoga, warisan budaya di Bojonegoro semakin lestari dan tetap terjaga ditengah arus modernisasi sekarang ini. Saya yakin, jika kita bersama-sama saling menjaga dan merawat pasti akan terus lestari," tutupnya. [lus/kun]

Komentar

?>