Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Mencintai Kebudayaan Lokal Melalui Komunitas Tari

Kamis, 26 Juli 2018 21:17:32 WIB
Reporter : Hadiyana Chanifa Sari
Mencintai Kebudayaan Lokal Melalui Komunitas Tari

Surabaya (beritajatim.com)-- Perkembangan teknologi yang terjadi di era globalisasi ini, membuat Indonesia mengalami perubahan di setiap aspek kehidupan.

Salah satunya dalam bidang kebudayaan.  Dengan adanya kemudahan teknologi mengakses kebudayaan negara luar, masyarakat Indonesia dengan mudahnya mengesampingkan budayanya sendiri yang kaya dan beragam.

Ditengah banyaknya kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia, masih ada anak-anak muda  yang tetap peduli dengan kebudayaan lokalnya sendiri, dan mau mempelajari serta berpartisipasi untuk melestarikannya.
Seperti yang dilakukan oleh sebuah komunitas tari yang ada di Surabaya.

Komunitas tari ini dibentuk oleh Debby Triananda, salah satu penari di Surabaya. Debby menaungi para pelajar maupun mahasiswa yang ingin belajar tari. Mayoritas anggotanya adalah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, seperti dari UNAIR, UNESA, STKW, dan lain-lain.

"Kita belum ada nama komunitas resmi, tapi Debby Triananda udah pernah mengusulkan nama, yaitu Rengganis Dancer," kata Mawar Annisah salah satu anggota komunitas tari itu saat ditemui oleh bertajatim, Kamis (26/7/2018).

Tari asli Surabaya menjadi tarian yang selalu di sajikan oleh komunitas tersebut saat sedang tampil. Tari-tari tersebut seperti, Sparkling Surabaya ataupun Lenggang Surabaya.

"Kita gak cuma tampil di Surabaya aja sih, sering diundang sampai keluar kota juga, kayak di Samarinda, Yogyakarta, dan Malang," tambah mahasiswi dari UNAIR tersebut. (hcs/ted)

Tag : tari

Komentar

?>