Minggu, 22 Juli 2018

Pakai Teknologi Baru, Jalan ke Pulau Merah kini Mulus

Rabu, 11 Juli 2018 15:12:04 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Pakai Teknologi Baru, Jalan ke Pulau Merah kini Mulus

Banyuwangi (beritajatim.com) - Proyek pengerasan jalan utama menuju Wisata Pantai Pulau Merah dan Pancer di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran telah dikerjakan. Tahap awal ini, kegiatan pemadatan jalan sepanjang empat kilometer ini telah selesai.

Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono menjelaskan tahapan pembangunan jalan ini memang cukup lama karena teknologi yang digunakan tergolong baru.

“Jalan ini dibangun dengan standar kualitas jalan tol, sehingga persiapannya cukup memakan waktu,” Sudarmono, Rabu (11/7/2018).

Metode yang digunakan dalam proyek ini adalah cement treated recycling base (CTRB). Karakteristik hasil pengerasan jalan dengan metode ini adalah struktur jalan menjadi lebih kuat dan tahan lama, dan tidak mudah rusak meski sering terendam genangan air hujan.

“Kita tahu bersama bahwa di beberapa titik jalan ini sering terendam air saat hujan. Dengan memilih metode ini harapannya jalan jadi lebih tahan lama,” ucap Sudarmono.

Lebih lanjut, kata Sudarmono, pihaknya berpesan ke pengguna jalan agar lebih bersabar selama pelaksanaan proyek. Karena selama pelaksanaan proyek akan ada pengalihan bahkan sampai penutupan jalan.

“Untuk memastikan arus kendaraan tetap berjalan, kami sudah berkoordinasi dengan Forpimka. Meskipun demikian, pada hari Sabtu dan Minggu jalur wisata tetap dibuka,” pungkas Sudarmono.

Sementara itu, Manager External Affair PT BSI, Yunizar Faisal Imansyah mengatakan, penggunaan teknologi evocrete ini tergolong baru di Indonesia. Bahkan, proyek di Banyuwangi ini merupakan yang ke dua setelah tol Cipali.

"Bahannya kita datangkan dari Jerman, sehingga memang agak mahal. Tapi kualitasnya ada di antaranya proyek pengerjaan jalan menggunakan beton cor maupun aspal,"

"Termasuk cara pengerjaannya semua menggunakan teknologi komputer. Sehingga dijamin lebih tertata dan efisien," katanya.

Proyek ini, kata Yunizar, dijamin bakal lebih tahan lama dibanding jenis pengerjaan lain. "Ini diperkirakan bisa tahan sampai 20 tahun," ungkapnya.

Dengan proyek ini, PT BSI ikut berkomitmen membangun daerah. Termasuk meningkatkan kualitas pariwisata di Bumi Belakangan.

"Pembangunan jalan ini juga sebagai dukungan kita untuk meningkatkan geliat pariwisata di sini, Pulau Merah maupun Pancer. Termasuk, peningkatan sarana transportasi untuk menunjang perekonomian warga setempat," pungkasnya. [rin/but]

Komentar

?>