Jum'at, 16 Nopember 2018

Gunung Pundak, Surga Wisata Keluarga

Senin, 09 Juli 2018 08:17:14 WIB
Reporter : Misti P.
Gunung Pundak, Surga Wisata Keluarga

Mojokerto (beritajatim.com) - Gunung Pundak yang berada di selatan Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto saat ini menjadi destinasi baru wisata keluarga. Karena tak hanya didatangi para pendaki, namun juga keluarga yang nembawa serta anak mereka.

Meski puncak Gunung Pundak berada di ketinggian 1.585 meter di atas permukaan laut (mdpl), tak menyurutkan para pendaki membawa anak mereka. Jalur yang dinilai cukup landai sebagai jalur pendakian para pemula menjadi alasan tersendiri bagi mereka.

Ditambah untuk menuju puncak Gunung Pundak yang merupakan salah satu punggungan Gunung Welirang ini, pemandangan sepanjang jalan cukup indah. Ada tiga pos yang harus dilalui untuk mencapai puncak, perjalannya memakan waktu kurang lebih 2,5 jam tergantung kekuatan masing masing.

Pos pendakian berada di Bumi Perkemahan Pacet, Taman Hutan Raya R Soerjo atau masuk satu area dengan Wana Wisata Air Panas Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Dari Surabaya atau Malang bisa lewat jalur Tretes. Dari Malang bisa juga lewat Batu.

Puncak Pundak ditandai plakat kecil dan sebuah tiang bendera. Para pendaki bisa menikmati dua moment yakni matahari terbit dan juga matahari terbenam. Dengan di masing-masing sisi terdapat sejumlah gunung dan pemadangan malam Kota Mojokerto serta Surabaya.

Salah satu pendaki yang membawa serta anak yakni, Evi Susanti (27) warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. "Sama keluarga, rombongan ada 40 orang. Saya juga bawa anak, Jihan Putri Nur Janah umur 6,5 tahun," ungkapnya, Senin (9/7/2018).

Masih kata Evi, Gunung Pundak mempunyai pemandangan dan keindahan alam. Tempatnya indah dan menarik, karena tidak terlalu tinggi sehingga menjadi alasan keluarga beserta anaknya datang ke Gunung Pundak. Menurutnya, itu merupakan pendakian pertamanya dan dilakukan bersama keluarga besarnya.
 
Petugas Pengatministrasian Karcis Masuk Obyek Wisata Pacet, Mustam mengatakan, pendakian ke Gunung Pundak resmi dibuka pada 17 Agustus 2016. "Sekarang cukup ramai apalagi malam minggu, juga banyak yang bawa keluarga dan anak kecil naik ke Pundak," ujarnya.

Masih kata Mustam, jika hari biasa sebanyak 50 orang pendaki masuk melalui jalur Bumi Perkemahan Pacet, Taman Hutan Raya R Soerjo. Sementara saat weekend atau libur bisa mencapai 200 orang pendaki. Selain dari Mojokerto, para pendaki datang dari kota sekitar.

"Seperti Surabaya, Gresik, Lamongan, Sidoarjo dan Malang. Karena memang jalur pendakiannya aman, tanjakan tidak ada sehingga banyak pemula uji coba di sini. Termasuk membawa anak-anak mereka, kita juga ada medsos sehingga para pendaki bisa pesan tiket secara online," katanya.

Mustam menambahkan, untuk naik ke Gunung Pundak yang berada di kawasan Tahura R Soeyo dan dikelola Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur ini, pendaki cukup membayar tiket masuk Rp10.200. Sementara untuk parkir kendaraan roda dua Rp5 ribu dan roda empat Rp10 ribu.

"Gunung Pundak bisa untuk mendidik anak-anak terhadap lingkungan dan panoramanya yang bagus. Matahari terbit dan tenggelam juga bisa terlihat dari atas Pundak. Sisi barat ada Gunung Anjasmoro dan Gunung Biru, selatan ada Gunung Welirang, timur ada GUnung Penanggungan dan utara bisa lihat lampu Kota Mojokerto dan Surabaya saat malam hari," jelasnya.

Para pendaki mengisi formulir yang disediakan petugas dan salah satu isinya yakni rencana pendakian, menginap atau langsung balik. Jika tidak sesuai dengan formulir yang diisi, lanjut Mustam, maka pendaki dikenakan sanksi dan membayar sesuai berapa hari pendaki berada di Gunung Pundak.

"Sebelum naik, seperti di tempat lain pendaki diimbau untuk menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan. Tidak boleh buang sampah sembarangan, pulang harus sesuai dengan jadwal yang sudah diisi di formulir. Tidak sesuai jadwal, maka bayar lagi dan kena sanksi. Naik-turun juga akan kita cek," tegasnya. [tin/suf]

Tag : wisata

Komentar

?>