Rabu, 14 Nopember 2018

Lukisan Damar Kurung Tak Lekang oleh Waktu

Selasa, 05 Juni 2018 17:44:37 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Lukisan Damar Kurung Tak Lekang oleh Waktu

Gresik (beritajatim.com) - Lukisan damar kurung kesenian khas asal Gresik sudah terkenal di seluruh Nusantara. Untuk melestarikan, Karang Taruna Desa Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Gresik mengadakan festival damar kurung di sepanjang ruas jalan menuju Giri Kedaton.

Di tempat situs kerajaan Sunan Giri itu, selama festival berlangsung jalan yang semula remang-remang terlihat bercahaya. Sehingga, membuat kawasan perbukitan di Desa Sidomukti bercahaya.

Damar kurung, atau lampion khas Gresik berbentuk kubus empat sisi. Berdinding kertas bergambar dengan karakter lukisan yang unik, hanya bisa ditemui di Gresik.

Motif damar kurung juga sangat beragam. Mulai dari festival Pasar Bandeng. Suasana sholat taraweh, nuansa lebaran hingga perajin songkok, dan sarung tenun yang menjadi ikon Kota Gresik.

Sejumlah pengunjung menyebutkan, festival damar kurung cukup menantang karena menjadi ajang kreasi generasi muda, dan bebas mengeksplorasi potensi yang dimilikinya.

"Ini bisa menjadi ajang kreatifitas seni karena karakter lukisannya unik," ujar Irma salah satu pengunjung asal Surabaya, Selasa (5/06/2018).

Sementara, Apang Ketua Festival Damar Kurung Gresik menuturkan, melalui festival damar kurung ini mengajak generasi muda untuk melestarikan, dan mempopulerkan kesenian asli Gresik di mata masyarakat.

"Harapan kami dengan festival ini untuk melestarikan serta memopulerkan damar kurung dari ancaman kepunahan," tuturnya. [dny/but]

Tag : seni rupa

Komentar

?>