Kamis, 24 Mei 2018

Ada Perampasan di CFD Taman Bungkul, Kok Bisa?

Minggu, 22 April 2018 12:35:16 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Ada Perampasan di CFD Taman Bungkul, Kok Bisa?

Surabaya (beritajatim.com) - Minggu pagi (22/4/2018), suasana Car Free Day Taman Bungkul mendadak gempar. Segerombolan mahasiswa Universitas Widya Kartika (Uwika) melakukan perampasan kepada beberapa pengunjung acara rutin di setiap akhir pekan itu.

Meskipun demikian, pihak kepolisian yang menjaga di sekitar situ tampak tenang dan tidak bergeming sedikitpun. Kok bisa?

Hal itu dikarenakan yang dirampas oleh para mahasiswa ini adalah kantong kresek yang dibawa oleh pengunjung. Tidak hanya dirampas, mereka juga memberikan totem bag kepada para korban sebagai ganti kantong berbahan plastik itu.

Lina Tanjung, selaku salah satu perampas tas plastik itu mengaku bahwa tindakan yang Ia lakukan bersama rekan-rekannya adalah sebagai rangkaian dari peringatan Hari Bumi.

"Sebelumnya, Uwika juga sudah melakukan kegiatan bersih-bersih Mangrove Wonorejo. Kali ini sasaran kita adalah memberikan edukasi bahwa penggunaan plastik berbahaya bagi bumi. Untuk itu, kita berikan ganti totem bag yang bisa digunakan secara terus-menerus sehingga mereka tidak perlu menggunakan tas kresek lagi," kata Lina.

Lebih lanjut, Ia juga membeberkan bahwa aksi yang dilakukan tidaklah mudah. Ada beberapa pengunjung yang awalnya menolak untuk diambil tas kreseknya dan diganti dengan totem bag. "Mungkin mereka kira ini bayar, padahal 100 persen gratis," jelasnya.

"Tapi, setelah kita beri penjelasan, dengan senang hati mereka mau menukarkan. Meski begitu, ada juga yang lari duluan sebelum kita beri penjelasan," tambahnya sembari tertawa ringan.

Di sisi lain, Ari Dwi Jatmiko selaku dosen pembimbing kegiatan menegaskan bahwa kegiatan bakti lingkungan ini ke depannya akan dilakukan secara berkala. "Seperti pesan Pak Dekan tadi, akan lanjut dan terus dilakukan," kata Ari.

"Ini merupakan salah satu cara Uwika untuk berbakti pada lingkungan. Diet plastik harus bisa jadi gaya hidup. Sekarang, bayangkan saja, 2.1 millyar plastik dibuang per tahunnya di Kota Surabaya. Dari jumlah itu, hanya 10 persen yang bisa didaur ulang," pungkas Ari.

Sebagai informasi, pada kegiatan ini Universitas Widya Kartika bersinergi dengan komunitas nol sampah. Sebanyak 200 mahasiswa melakukan perampasan untuk mengganti ratusan tas kresek dengan totem bag. [ifw/kun]

Tag : uwika

Berita Terkait

    Komentar

    ?>