Minggu, 19 Agustus 2018

Dermaga Pantai Boom Bakal Dilengkapi Bengkel Kapal Pesiar

Selasa, 13 Maret 2018 17:45:33 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Dermaga Pantai Boom Bakal Dilengkapi Bengkel Kapal Pesiar

Banyuwangi (beritajatim.com) – PT Pelindo Property Indonesia sepakat bersama PT Lundin Industry akan membangun Banyuwangi International Yacht Club (BIYC) di Pantai Boom. Lokasi itu nantinya tak hanya sekedar sebagai kawasan dermaga kapal pesiar, melainkan akan dilengkapi restoran internasional, fasilitas penunjang pariwisata, serta sarana perawatan (bengkel) kapal pesiar.

PPI telah menyiapkan lahan seluas 3000 meter persegi yang saat ini telah dimulai pengurukan.

"Untuk percepatan pembangunan marina, kami berkolaborasi dengan pihak yang memiliki pengalaman dalam dunia kapal pesiar yaitu PT Lundin Industry yang memang punya spesialisasi dalam pembuatan kapal pesiar dan kapal militer,"

“Pelaksanaan pembangunan yacht club ini akan dimulai dua minggu lagi, estimasi proyek selesai dalam waktu enam bulan,” kata Direktur Utama PT PPI Kokok Susanto, Selasa (13/3/2018).

Sementara itu, Direktur PT Lundin Industry, John Lundin memiliki alasan sendiri mengenai kesepakatan tersebut. Menurutnya,  pembangunan BIYC akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

"Rata-rata turis kapal pesiar lebih suka berlabuh di marina yang menyediakan fasilitas pemeliharaan kapal," katanya.

Nantinya, kata John, Bengkel yang segera dibangun ini bisa melayani kapal hingga bobot 100 GT.

“Saat ini bengkel kapal pesiar baru ada di Jakarta dan Bali, maka kami yakin ini akan menjadi salah satu pilihan bagi pemilik kapal pesiar. Apalagi kami adalah perusahaan pembuat kapal yang memiliki banyak jaringan dengan produsen internasional suku cadang kapal," ungkapnya.

John juga optimis, BIYC yang dibangun bakal menampung sekitar 60 kapal yacht per tahun.

”Kami juga akan melengkapi club ini dengan berbagai fasilitas pendukung terbaik, seperti tempat parkir yacht yang memadai, club house, dan restoran internasional,” ujarnya.

Langkah ini akan semakin menggerakkan ekonomi lokal. Terlebih pengerjaan BIYC bisa rampung sebelum annual meeting IMF dan World Bank di Bali pada Oktober mendatang.

“Banyuwangi akan menjadi salah satu tujuan wisata para delegasi annual meeting itu. Saya berharap BIYC bisa segera beroperasi dan memanfaatkan momen tersebut untuk mempromosikan wisata Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Kawasan Boom Marina Banyuwangi merupakan dermaga dengan segala fasilitas pendukung untuk yacht (kapal layar ringan). Dermaga yang dibangun atas kerjasama PT PPI dan Pemkab Banyuwangi ini menjadi dermaga kapal pesiar terintegrasi pertama di Indonesia. [rin/but]

Komentar

?>