Rabu, 18 Juli 2018

Batik Trenggalek Mejeng di London Fashion Weeks

Senin, 12 Februari 2018 09:21:45 WIB
Reporter : Wahyu Hestiningdiah
Batik Trenggalek Mejeng di London Fashion Weeks

Surabaya (beritajatim.com) - Fashion kini menjadi prioritas utama bagi kaim hawa untuk mempercantik penampilan. Bukan hanya fashion dengan bahan modern, kini masyarakat pun tengah gencarnya memilik batik menjadi fashion elegan.

Salah satunya desainer ternama Lia Afif, yang mengembangkan batik Trenggalek sebagai trend fashion. Bahkan fashion tersebut akan dipamerkan di luar negeri.

Merangkul Novita Hardiny, istri Wakil Bupati Trenggalek, Lia Afif merintis mimpi yang sama. Baju karya Lia Afif dan batik khas Trenggalek ingin "mejeng" di kota yang dipimpin oleh Sadiq Khan melaju ke London Fashion Week 16 Februari 2018 mendatang.

"Karena kunci meningkatkan penjualan retail adalah ketika "digandeng" oleh kegiatan pariwisata. Maka tidak pelak ketika sesi photoshoot beberapa waktu lalu, Batik Warna Alam Trenggalek dipadukan dengan wisata heritage pabrik kopi Van Dillem, yang terletak di kaki gunung wilis," ungkap Lia Afif, Senin (12/2/2018).

Rencananya desainer asal Trenggalek ini mengangkat Wastra Nusantara adalah semangat yang terus diusung oleh Lia Afif dalam karya-karya busana muslimnya.

Dengan terus mengeksplorasi Wastra Nusantara karya perajin lokal, menjadikan karya ini dengan nuansa etnik yang kental serta didominasi garis atau bentuk geometris yang tegas namun tetap elegan.

"Kita di sini kerjasama dengan para pengrajin lokal Trenggalek dan didukung oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Saya mempersiapkan karya terbaru dengan mengangkat batik-batik karya pengrajin Trenggalek. Beberapa desain batik para pengrajin merupakan asli atau kuno yang sarat dengan makna. Salah satu desain batik yang merupakan asli Trenggalek dari kesenian Turonggo Yakso yang merupakan cerita muasal nama Trenggalek," ucapnya.

Selain itu ia juga mengeksplorasi Wastra Nusantara, ia juga memaksimalkan penggunaan wastra dengan pewarnaan alam. Mengangkat kembali kekayaan budaya Nusantara melalui teknik pewarnaan traditional yang lebih ramah lingkungan, sehingga limbah yang ditinggalkan tidak berbahaya.

"Penggunaan Wastra Nusantara yang menggunakan pewarnaan alam, menjadikan pilihan warna wastra menjadi lebih natural dan elegan. Sangat sesuai dengan konsep dasar karya saya yang selalu menghadirkan karya busana muslim elegan, "ungkapnya.

Sementara itu istri wakil bupati trenggalek mengatakan bahwa ia sangat mensuport langkah Lia Afif membawa batik trenggalek ke panggung dunia. "Ini menjadi andil dan upaya saya mengenalkan Trenggalek ke dunia. Bahwa di Trenggalek ada batik khas yang indah dan kaya ragam," ucap Novita.

Selain itu, istri wakil bupati Trenggalek ini akan terus berupaya memajukan Trenggalek dengan mengenalkan ragam dan kekayaan khas Trenggalek, baik batik dan wisatanya. "Khusus untuk pemotretan kali ini dilakukan di Dillem Wllis yang merupakan pabrik pengolahan kopi peninggalan kolonial," ujarnya. [way/suf]

Tag : fashion

Komentar

?>