Rabu, 23 Mei 2018

Pengusaha Hiburan Pamekasan Komitmen Ikuti Perbup 7/2018

Penerangan Room Terang, Saklar Wajib di Luar

Kamis, 08 Februari 2018 18:45:14 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Penerangan Room Terang, Saklar Wajib di Luar

Pamekasan (beritajatim.com) - Ketua Paguyuban Pengusaha Hiburan Pamekasan Agus Sujarwadi komitmen kembali mengoperasikan hiburan sesuai dengan kebijakan dan keputusan dari pemerintah daerah (pemda) setempat.

Hal itu disampaikan pasca adanya pertemuan antara jajaran forpimda bersama para pengusaha hiburan, serta perwakilan Aliansi Ulama Madura (AUMA), Front Pembela Islam (FPI) dan Laskar Pembela Islam (LPI) di Auditorium Wicaksana Kantor Pemkab di Jl Kabupaten (sebelumnya ditulis Pendopo Ronggosukowati Jl Pamong Praja Nomor 1), Rabu (7/2/2018) kemarin.

Hasil pertemuan tersebut juga didasari dengan terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 7 Tahun 2018 yang mengupas berbagai hal yang berhubungan dengan mekanisme tempat hiburan di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. Di antaranya semua tempat karaoke harus ada Closed Circuit Television (CCTV).

Selain itu, para pengusaha hiburan juga harus melengkapi berbagai ketentuan lain yang termaktub dalam perbup. Di antaranya kaca room harus terang dan saklar yang biasanya ada di dalam (room) juga harus ada di luar ruangan.

"Dengan adanya regulasi ini tentunya kami bersyukur, tapi kami juga komitmen untuk kembali mengoperasikan sesuai dengan anjuran yang sudah disampaikan pemerintah yang bersumber dari perbup Nomor 7 Tahun 2018," kata Ketua Paguyuban Pengusaha Hiburan Pamekasan Agus Sujarwad, Kamis (8/2/2018).

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan tidak akan mengoperasikan tempat hiburan selama belum memenuhi berbagai persyaratan yang bertentangan dengan regulasi. "Bagaimanapun kami harus komitmen untuk merealiasikan berdasar regulasi yang ada, sebab sejak awal komitmen kami memang seperti itu," ungkapnya.

"Seperti yang sering kami sampaikan bahwa dari awal kami memang serius untuk membuka usaha sesuai dengan regulasi yang ada, sebab kami juga harus mematuhi berbagai aturan yang dibuat pemerintah. Termasuk juga soal perizinan," jelasnya.

Dalam proses mengoperasikan tempat hiburan tersebut, pemerintah membentukbtim khusus yang terdiri dari berbagai elemen berbeda. Mulai dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud), Kejaksaan Negeri (Kejari), Pengadilan Negeri (PN), TNI-Polri, AUMA, FPI, LPI dan lainnya. [pin/but]

Tag : dugem

Komentar

?>