Sabtu, 18 Agustus 2018

Onde-onde Rainbow Padukan Kentang dan Daun Salam

Rabu, 31 Januari 2018 07:19:10 WIB
Reporter : Misti P.
Onde-onde Rainbow Padukan Kentang dan Daun Salam

Mojokerto (beritajatim.com) - Onde-onde merupakan jajan khas Kota Mojokerto. Kue berbentuk bulat dengan taburan wijen dan isi kacang hijau ini bisa dipastikan semua tahu, namun bagaimana jika kulit onde-onde ini warna-warna seperti pelangi dan kulit terbuat dari perpaduan kentang dan isi ada daun salam?

Onde-onde yang diberi nama onde-onde rainbow ini merupakan bikinan Nida Darmawanti (23) warga Desa Sambiroto Gang 9 RT 06 RW 02, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Anak pertama dari dua bersaudara pasangan Darmaji (47) dan Siti Djulaikah (42) mengaku baru menggeluti dunia kuliner.

"Baru beberapa bulan, saya coba buat onde-onde karena yang paling dikenal di Kota Mojokerto, ya onde-onde tapi saya ingin beda. Jadi saya bikin kulitnya berwarna-warni, biasanya coklat muda. Kalau saya bikin onde-onde warna pink, kuning sama hijau," ungkapnya, Rabu (31/1/2018).

Masih kata alumni Universitas Brawijaya jurusan Kimia tahun 2017 ini, meski kuliner bukan dunia pendidikannya namun keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Nida menuturkan baru lulus dan sembari menunggu panggilan kerja, ia terjun ke dunia kuliner.

"Ini belajar otodidak, lewat internet. Karena ibu saya tidak bisa membuat onde-onde, saya juga kuliah jurusan kimia. Jadi tidak ada hubungan. Tapi saya beranikan diri untuk mencoba sembari menunggu panggilan kerja," katanya. 

Nida mengatakan, sebelum akhirnya dipasarkan lewat online media sosial (medsos), keluarga dan tetangganya yang pertama mencoba eksperimennya tersebut. Setelah semua mengatakan onde-onde buatannya enak dan renyah, Nida memutuskan untuk menjual.

"Saya jual lewat media sosial, jadi kalau ada pesanan baru bikin. Bisa diambil di rumah, DO atau COD. Kalau bahan sama dengan onde-onde yang ada selama ini, selain warna kulit yang beda, saya juga pakai kentang untuk kulit dan daun salam buat isinya. Kentang biar lembut saat digigit dan daun salam biar sedap," tuturnya.

Bahan untuk kulit yakni, 275 gram tepung ketan kemudian dikukus. Kentang kukus tersebut diberi vanili dan gula pasir dicampur dengan air hangat sampai kalis. Adonan dibagi tiga warna yakni merah, kuning dan hijau. Setelah dibagi sesuai ukuran untuk satu kukit kemudian dipipihkan dan diisi isian dibulatkan. Setelah itu digoreng agak kecoklatan dan keras.

"Dengan takaran itu bisa jadi 25 kulit. Untuk isinya, 1/4 kg kacang hijau yang sudah kupasan direndam satu jam kemudian dikukus 30 menit. Ditambah santan kental 1 gelas, gula pasir, daun pandan dan daun salam. Ini bisa jadi 35 isian. Untuk harga per kemasan, Rp8 ribu per 6 onde-onde," ujarnya

Meski baru, Nida mengaku, setiap minggunya ia bisa membuat 500 onde-onde pesanan. Kedepan, Nida ingin warna kulit onde-onde bikinannya bervariasi dan isinya dari coklat. Yakni coklat batangan yang dilelehkan. Ia jugan berharap semakin banyak pesanan yang mengalir ke dapurnya. [tin/suf]

Tag : kuliner

Komentar

?>