Minggu, 25 Februari 2018

Keripik Singkong Sekar, Renyah Bercitarasa klasik

Selasa, 30 Januari 2018 17:00:28 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Keripik Singkong Sekar, Renyah Bercitarasa klasik

Bojonegoro (beritajatim.com) - Kripik singkong bukan menjadi hal yang baru. Namun juga bukan sesuatu yang udik. Kripik singkong kini bahkan menjadi cemilan kekinian dengan rasa yang sudah mendunia mulai rasa balado, sapi panggang, jagung bakar, jagung manis serta cita rasa original.

Salah satu perajin makanan ringan ini adalah Yuli warga Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. 

Pelaku industri rumahan itu setiap harinya mampu memproduksi 2,5 kuintal sampai 3 kuintal singkong mentah untuk diolah menjadi keripik singkong. 

Pasangan Purwo dan Yuli menuturkan, salah satu kunci dari kerenyahan dan kenikmatan keripik yang diproduksinya adalah terletak dari bahan. Bahan singkong yang digunakan adalah singkong pilihan. Yakni singkong yang ditanam lebih dari 6 bulan dan tanahnya subur serta berkontur pasir. 

"Biasanya singkong yang ditanam di daerah bertanah merah dan ada kandungan pasirnya itu bagus, jika direbus empuk dan ketika digoreng rasanya renyah," jelasnya, Selasa (30/1/2018). 

Awalnya, Yuli hanya bersama dengan suaminya saat merintis membuka usaha kripik singkong. Kini usahanya tersebut sudah memiliki 14 pekerja dari kaum ibu dan remaja putri di wilayahnya. Saat ini keripik singkong produksinya sudah merambah wilayah Surabaya, Madiun, Ponorogo.

Bahkan beberapa waktu yang lalu Bupati Bojonegoro, Suyoto mengunjungi langsung pembuat keripik sekar yang menggunakan merk keripik cinta ini. Kang Yoto mencicipi langsung kripik yang baru saja digoreng. Karena kerenyahannya dia juga mempromosikan kepada tamunya yang datang. Salah satunya saat ada kunjungan Kepala BNPB Pusat.

"Keripik sekar ini tak hanya renyah, namun rasanya mengingatkan akan rasa keripik di jaman dahulu saat masih kecil," tuturnya. [lus/ted]

Tag : kuliner

Komentar

?>