Kamis, 16 Agustus 2018

Tahun Ini akan Digelar Festival Ludruk

Rabu, 10 Januari 2018 04:03:35 WIB
Reporter : Saarah Savira MF
Tahun Ini akan Digelar Festival Ludruk
Kelompok kesenian ludruk di Surabaya. [Foto: Saarah/bj.com]

Surabaya (beritajatim.com)--Setelah sukses melakokan ludruk dalam gelaran acara Nonton Bareng Kesenian Rakyat di gedung Balai Budaya bulan lalu (14/12/2017), seni pentas ludruk akan kembali digairahkan Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara.

Tak tanggung-tanggung, Meimura, Sekretaris Komunitas Ludruk Surabaya menyatakan akan menggelar festival ludruk se-Surabaya untuk kali pertama.

"Festival ini digelar untuk memenuhi salah satu tiga visi Irama Budaya," ujarnya.. Tiga visi tersebut, lanjut Meimura, menjaga eksistensi seni ludruk, menginovasi dan mengembangkan seni ludruk, serta meregenerasi pemain seni ludruk.

Kepada beritajatim.com, Meimura menceritakan kejayaan ludruk di Kota Surabaya 30 tahun lalu. "Dulu tiap kelurahan di Surabaya punya komunitas ludruk. Namun karena tergerus perkembangan zaman dan menurunnya peminat, alhasil hanya kami yang tersisa," tutur Meimura, yang juga menjadi salah satu penulis naskah ludruk Irama Budaya.

Kejayaan itulah yang ingin dikembalikan oleh Meimura. Berbekal pentas rutin seminggu sekali yang digelar di gedung ludruk di kawasan Taman Hiburan Rakyat (THR), Meimura dan 56 anggota lain Ludruk Irama Budaya berusaha merintis minat rakyat suroboyo. Berbagai cerita ditampilkan, mulai dari kisah klasik ludruk Ontowicono hingga karya kisah Cak Durrasim yang dibedhil (ditembak dengan senapan) oleh penjajah.

Ditanya lebih jauh mengenai rencana festival ini, Meimura berharap mendapat dukungan dari semua pihak.

"Realisasinya Desember tahun ini, menunggu jawaban dari Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya," ungkap Meimura. Sebelumnya, Pemkot Surabaya menyatakan komitmennya untuk menghidupkan kembali kesenian yang terlahir di Surabaya seabad lalu ini. Komitmen itu dibuktikan dengan relokasi Ludruk Irama Budaya dari kawasan Pulo Wonokromo ke gedung THR Surabaya 2010 lalu oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya.

"Namun apabila tidak disokong pemkot, kami tetap akan menggelar festival ini," tegas Maimura. [saa/air]

Tag : ludruk

Komentar

?>