Jum'at, 19 Januari 2018

Nugget Lele Siap Ekspansi Pasar Surabaya

Jum'at, 05 Januari 2018 00:48:03 WIB
Reporter : Wahyu Hestiningdiah
Nugget Lele Siap Ekspansi Pasar Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) - Siapa yang tak suka ngemil, terutama bagi orang tua yang memiliki balita. Nugget menjadi salah satu camilan anak- anak. Jika biasanya nugget berbahan dasar daging ayam yang diolah sedemikian rupa sehingga mempunyai rasa yang gurih dan crispy. Kini berbeda.

Olahan nugget yang kreatif ini menggunakan bahan dasar daging ikan lele. Adalah Yudha Andayana, pencetus sekaligus owner dari inovasi olahan kuliner tersebut. Ia mengawali bisnis nugget lele dari ketidaksengajaan.

"Saya kan punya usaha olahan daging lele lainya. Saat itu, karena sisa lumayan banyak mulailah iseng-iseng buat eksplore. Sehingga sampai muncul pikiran, gimana kalau dibuat nugget aja," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, nugget ikan lele juga bisa menjadi alternatif pilihan bagi para orang tua untuk memberikan asupan nutrisi. Utamanya, ketika sang buah hati tidak terlalu doyan makan ikan.

"Menurut hasil studi saya dan bersama rekan, lele itu ternyata memikik kadar gizi yang cukup tinggi. Mulai kandungan seperti omega 3 yang baik untuk perkembangan otak, terdapat juga protein untuk pembaharuan sel, serta kalori untk memasok energi tubuh kita," lanjutnya.

"Nugget lele kami kemas menarik. Dibungkus dengan kondisi vakum nol udara. Hal ini membuatnya awet hingga beberapa hari. Makanya kami siap melakukan strategi penjualan dengan mengekspansi pasar swalayan dan berjejer dengan merk-merk nugget yang sudah mapan lainya," ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Yudha juga menjelaskan, semenjak diperkenalkan pertama kali tahun lalu, kini nugget 'Kumis Lele' miliknya bisa terjual hingga 400 pack dalam waktu sebulan. Terdiri dari varian isi nugget 10 dan 20 potong. Produk tersebut dibanderol dengan harga Rp 14 ribu hingga Rp 35 ribu. 

"Kemarin juga barusan kirim ke luar provinsi, tepatnya di Jogja. Kami juga tengah fokus untuk melebarkan pasar di sana. Jadi kami hanya mengirimkan sebanyak 60 pack dulu untuk mengetahui respon pasar," jelasnya.

Ia menambahkan, olahan kuliner berstandar home industri sekalipun seharusnya tak kalah dengan olahan yang diproduksi skala pabrik.

"Dengan bertambahnya pelanggan, kami juga bisa menambah jumlah karyawan untuk membantu warga sekitar agar mendapatkan pekerjaan. Selain itu, saya beserta empat karyawan nugget lele ini, memiliki misi yang sama dengan Menteri Perikanan dan Kelautan Indonesia untuk menggencarkan sosialasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi ikan, terlebih bagi sang buah hati," tutupnya. [way/suf]

Tag : kuliner

Komentar

?>