Rabu, 22 Nopember 2017

Wisata Kebun Mangga di Pasuruan, Petik Sendiri dan Nikmati Manisnya

Minggu, 12 Nopember 2017 17:33:10 WIB
Reporter : M. Ismail
Wisata Kebun Mangga di Pasuruan, Petik Sendiri dan Nikmati Manisnya

Pasuruan (beritajatim.com) - Kebun mangga milik Sudiono Fauzan di Dusun Balepanjang, Desa Pandean Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, diserbu warga.

Kedatangan warga dari berbagai daerah ini karena penasaran dengan mangga alpukat milik Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan yang sempat viral di media sosial (medsos).

Warga yang datang itu ingin membeli mangga dengan cara memetik sendiri di kebun seluas sekitar 8 hektar. Pengunjung tinggal memilih jenis mangga yang diinginkan.

"Saya penasaran dengan mangga alpukat yang matangnya bisa iris melingkar lalu diputar dan ambil dengan sendok," kata Teti Agustin (34) warga Semboro Jember, Minggu (12/11/2017).

Diakui Teti, rasa mangga alpukat yang dipetik dan dimakan sangat manis. "Rasanya manis dan tidak ada kecutnya," imbuhnya.

Fatma (52) warga Kedemangan Probolinggo di lokasi sama juga mengutarakan, rasa mangga gadung yang ada di kebun ini beda dengan mangga gadung yang dibelinya di pasar maupun di jalanan.

Ia sebelumnya penasaran dengan kebun mangga Balepanjang kiriman dari keponakan yang pernah ke kebun ini sebelumnya.

"Begitu ada kesempatan, saya bersama keluarga datang sendiri ke kebun ini. Memang rasa mangga gadung di sini beda dengan mangga gadung yang ada di pasaran," sebut Teti.

H. Sudiono Fauzan menjelaskan, mangga alpukat atau jenis gadung kolonel 21 ini cara menikmatinya tinggal digaruk dengan sendok. Kebun mangga miliknya setiap hari bisa didatangi rombongan sampai sekitar 30 mobil.

Mereka datang dari luar kota. Yang datang ke kebun mangga dan ingin merasakan mangga yang ditanamnya, bisa gratis. Mangga di kebun tersebut hampir 1000 pohon. "Penikmat mangga bisa memetiknya secara lansung bisa sambil duduk dan mencobanya membelah lansung dari pohon," jelasnya.

Disinggung soal harga di wisata kebun mangga ini, politisi PKB itu menjelaskan, warga yang ingin membelinya dengan memetik sendiri, perkilonya dihargai Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu. "Ya harganya disesuaikan dengan besar kecilnya mangga yang dibeli dengan cara memetik sendiri itu," terang pria yang akrap disapa Dion itu.

Masih kata Dion, sejak viral di Medsos, banyak pengunjung yang menulis di laman unggahan Youtube dan Medsos lainnya. Mereka menanyakan alamat dan ingin berkunjung ke kebun tersebut.

Bahkan untuk para pejabat dari Kabupaten Pasuruan sendiri, mulai Kapolres, Dandim dan pejabat tinggi lainnya banyak yang membeli sendiri dan dikirim ke saudaranya di luar kota.

"Banyak pejabat di Pasuruan ini, mulai Pak Kapolres, Pak Dandim mengaku kepada saya sudah mengirim mangga ini ke sanak saudara di luar kota. Dan habisnya sampai puluhan juta," tutup Dion. [isa/suf]

Tag : wisata

Komentar

?>