Sabtu, 15 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Komunitas Pelaku Usaha Mojokerto Pecahkan Rekor MURI Onde-onde Terbanyak

Sabtu, 30 September 2017 20:04:05 WIB
Reporter : Misti P.
Komunitas Pelaku Usaha Mojokerto Pecahkan Rekor MURI Onde-onde Terbanyak

Mojokerto (beritajatim.com) - Komunitas Pelaku Usaha Mojokerto pecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk onde-onde terbanyak yakni 20.400 buah. Penyerahan rekor MURI tersebut diserahkan dalam acara pesta rakyat "Rayakan Rame-rame" yang digelar Sampoerna Hijau di Lapangan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Sabtu (30/9/2017).

Dalam pesta rakyat tersebut juga digelar rangkaian hiburan untuk mempererat kebersamaan, seperti pawai komunitas lokal, liwetan, kompetisi Goyang Rame-Rame, dan berbagai game seru lainnya. Selain itu, dipersembahkan pula rangkaian hiburan khas daerah Mojokerto serta hiburan utama yaitu penampilan penyanyi dangdut Siti Badriah dan Nella Kharisma yang diiringi oleh OM Ariesta.

Bermuda Indonesia selaku penyelenggara, Reggy Prabowo mengatakan, kegiatan tersebut rutin diselenggarakan untuk merayakan budaya komunal yang sudah sangat identik dengan karakteristik masyarakat Indonesia. "Mojokerto menjadi kota persinggahan yang menurut kami sangat penting karena masyarakatnya dikenal memiliki karakter guyub yang kental," ungkapnya.

Salah satu tokoh Komunitas Pelaku Usaha Mojokerto, Abdul Rachman mengatakan, karakteristik masyarakat Mojokerto tidak lepas dari DNA Majapahit. "Mau tidak mau budaya masyarakat seperti gotong royong untuk bersosialisasi di masyarakat masih dijunjung tinggi. Terbukti dengan kebersamaan dan gotong royong itu, Mojokerto sering kali memecahkan rekor MURI," katanya.

Sehingga dengan kegiatan tersebut, Komunitas Pelaku Usaha Mojokerto menggagas pemecahan rekor MURI dengan pembuatan onde-onde terbanyak. Komunitas Pelaku Usaha Mojokerto menggerakan pelaku usaha di Mojokerto baik yang sudah memiliki usaha di enam kelurahan maupun ibu-ibu PKK untuk bersama memecahkan rekor MURI pembuatan onde-onde terbanyak.

"Onde-onde bukan budaya asli Mojokerto tapi akhirnya menjadi menjadi icon Kota Mojokerto sejak tahun 2010 lalu. Karena sebelumnya, kita sudah pecahkan rekor MURI pembuatan onde-onde terbanyak 14.603. Untuk kali ini, target kita sebanyak 20.000 onde-onde namun ternyata bisa sampai 20.400 yang melibatkan 50 pelaku usaha di enam kelurahan. Pemkot Mojokerto pun" ujarnya.

Sementara itu, Senior Manager MURI, Sri Widayati menjelaskan, Mojokerto merupakan salah satu kota yang sangat aktif dalam mencatatkan rekor di MURI. "Ini juga menjadi bukti kebersamaan yang sangat erat di antara warganya, mereka saling kerjasama dan bahu-membahu untuk mencapai tujuan bersama. Setelah mencatatkan rekor MURI pada 2010 lalu, Mojokerto kembali memecahkan rekor dengan pembuatan onde-onde terbanyak," tuturnya.

Sri menjelaskan, ada empat syarat untuk bisa mencatatkan rekor di MURI yakni Paling, Pertama, Unik dan Langkah (PPUL). Menurutnya, pemecahan rekor MURI pembuatan onde-onde di Mojokerto kali ini yakni paling, pertama dan unik dan rekor MURI diserahkan kepada Komunitas Pelaku Usaha Mojokerto. Sri menambahkan ada dua pemecahan terkait onde-onde yang dipecahkan Mojokerto di rekor MURI.

"Yakni sate onde-onde terpanjang 451 meter dan penggorengan onde-onde terbanyak 464 wajah tanggal 15 Agustus 2004 dan pembuatan onde-onde terbanyak 14.603 pada 14 Februari 2010 lalu. Dan saat ini, pembuatan onde-onde terbanyak 20.400. Jumlah ini lebih banyak dari target yang akan dipecahkan sebelumnya yakni 20.000. Sudah ada 10 rekor MURI yang dipecahkan Mojokerto," jelasnya.[tin/kun]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>