Jum'at, 15 Desember 2017

Satu Juta Wisman Kunjungi Jatim di 2019

Gus Ipul Percaya Bupati Anas dan Emil Bantu Capai Target

Selasa, 19 September 2017 22:26:30 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Gus Ipul Percaya Bupati Anas dan Emil Bantu Capai Target

Surabaya (beritajatim.com) - Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf optimisyis Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak bisa membantu percepatan pencapaian target provinsi Jatim tahun 2019, yakni satu juta wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Jatim.

"Sektor pariwisata adalah salah satu masa depan kita. Meski saat ini dunia pariwisata kita belum semuanya digarap dengan baik. Tapi, dari data yang ada, kita akui Banyuwangi mengalami kemajuan pesat. Di Trenggalek juga mulai tampak dan 5 tahun kedepan pasti mengalami kemajuan," kata Wagub Saifullah Yusuf dalam CEO Forum yakni acara perayaan Dies Natalis ke-26 Tahun MM FEB Universitas Airlangga (Unair) di Dyandra Convention Centre Surabaya, Selasa (19/9/2017).

Dalam gelaran yang bertema 'The Future of Hospitality Industry in East Java’ itu Gus ipul sapaan akrabnya, juga memaparkan capaian sektor pariwisata di kabupaten yang terletak di ujung paling timur pulau Jawa tahun 2017 hingga bulan ini saja sudah dikunjungi oleh 600 ribu wisman.

"Saya akui bahwa dalam memajukan potensi pariwisatanya Bupati Banyuwangi sangat terukur. Seperti sudah mengadakan festival-festival yang telah mampu menarik wisman. Apalagi kalau untuk festival itu dianggarkan non APBD. Itu sangat bagus," papar Gus Ipul.

Gus Ipul mengutarakan ada beberapa hal yang bisa memajukan sektor pariwisata daerah di Jatim. Salah satunya hanya tergantung pada kinerja kepala Kabupaten/Kota masing-masing.

"Kalau dilihat dari PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) kontribusinya cukup besar. Memang kita perlu berinovasi untuk melakukan usaha yang nyata. Pada dasarnya membiayai di luar APBN dan APBD untuk memajukan daerah itu sangat bagus. Apa yang dilakukan Azwar Anas dengan program pembangunan non APBN dan APBD," jelas Gus Ipul.

Selain itu, Gus Ipul juga mengingatkan selain potensi pariwisata dan juga festival yang sudah dikonsep, juga tidak melupakan sektor makanan minuman (mamin), tembakau, kimia farmasi dan obat-obatan tradisional khas masing-masing daerah.

"Sebagai catatan saja pertumbuhan ekonomi di Jatim sebesar 5,21 persen dan industri 7,2 persen. Sektor industri sendiri sudah cukup banyak," ungkapnya.

Ia juga menyinggung Bupati Trenggalek Emil Dardak yang saat ini intervensi dalam memajukan potensi pariwisatanya. Yakni emakin terarah dan seperti hal yang wajib. "Saya percaya jika bupati-bupatinya seperti Pak Azwar Anas dan Pak Emil Dardak Indonesia akan maju," imbuhnya.
 
Sementara, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengutarakan bahwa tren pariwisata kedepan bisa menjadi alternatif di tengah kelesuan berbagai sektor. Dari mulai tidak adanya penerbangan sekarang sudah ada di Banyuwangi.

"Kemarin sore kami MoU dengan Angkasa Pura. Pada Oktober sudah dikelola Angkasa Pura II. Dan ini sudah bisnis to bisnis, karena Angkasa Pura akan investasi Rp 100 miliar," terangnya.
 
Kedepan, tambah Anas, akan terus optimistis pertumbuhan pariwisata dengan cepat untuk Banyuwangi dan sekitarnya. "Situbondo dan Bondowoso akan tumbuh nantinya. Apalagi, nanti kalau ada internasional plane-nya," imbuh Anas.
 
Kaprodi MM FEB Unair, Gancar Candra Premananto mengungkapakan digelarnya acara tradisi CEO Forum dengan mempertemukan para praktisi dan pelaku di lapangan serta melibatkan mahasiswa ilmu manajemen ini, dapat memberikan langkah strategis dalam memajukan pariwisata.

"CEO Forum ini diadakan untuk memberikan nuansa praktis pada mereka (peserta dan mahasiswa, red). Melalui CEO Forum bertema pengembangan pariwisata juga diharapkan pariwisata menjadi industri startegis. Bahwa Jatim itu tidak hanya sekadar sebagai persinggahan saja, tapi sektor pariwisata yang bagus, bisa dilirik wisatawan mancanegara," harap Gancar. [ito/suf]

Tag : wisata

Komentar

?>