Selasa, 21 Nopember 2017

Lumajang Data Kebudayaan Masyarakat Desa

Rabu, 30 Agustus 2017 15:27:29 WIB
Reporter : Harry Purwanto
Lumajang Data Kebudayaan Masyarakat Desa

Lumajang (beritajatim.com) - Untuk mewujudkan konsep wisata berkebudayaan di Lumajang, Disparbud mendukung kegiatan sedekah desa yang mengandung kesenian lokal. Bahkan, dilakukan pendataan kesenian yang sering tampil di puluhan kegiatan sedekah desa.

"Banyak kebudayaan masyarakat desa yang beda-beda, ini kekayaaan Lumajang," ujar Kabid Kebudayaan Disparbud, Indrijanto pada beritajatim.com, Rabu (30/8/2017).

Bagi dia, konsep wisata kebudayaan Lumajang akan disandingkan dengan adanya wisata alam di masing-masing Desa. Hingga akhirnya, akan tercipta kepedulian masyarakat akan desa sebagai obyek wisata.

"Semisal di Jatiroto ada balapan kerbau disedekahkan desa, ada balapan kambing, ada juga kesenian musik kenong tellok di Kunir," ungkapannya.

Disparbud Lumajang akan terus mendata sejumlah kebudayaan masyarakat baik di wilayah pertanian, pegunungan dan pedesaan. Pasalnya, kemudian masyarakat Lumajang campuran Jawa dan Madura ada sebuah akulturasi budaya.

"Akulturasi budaya itu seperti pada Jaran Kencak," terang Indri. [har/but]

Komentar

?>