Senin, 10 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Milad Teater Padma MAN 1 Kota Kediri

Teater Sebuah Panggung Gagasan

Senin, 21 Agustus 2017 12:51:55 WIB
Reporter : Ribut Wijoto
Teater Sebuah Panggung Gagasan

Kediri (beritajatim.com) - Teater Padma Man 1 Kota Kediri menggelar miladnya yang ke-15 pada tanggal 20 Agustus 2017. Acara yang di gelar di aula sekolah tersebut di ikuti oleh beberapa teater sekolah yang lain. Barangkali kegiatan semacam ini akan menjadi spirit proses kreatif bagi pelaku teater khususnya di kalangan pelajar di kota Kediri.

Teater sekolah atau lebih lazim disebut ekskul teater merupakan salah satu kelompok teater yang menjadi tempat berkembangnya seni pertunjukan teater. Tujuannya untuk menjadi ajang pengembangan diri para siswanya melalui kegiatan seni pertunjukan drama.

Acara yang bertajuk Teater Sebuah Panggung Gagasan tersebut ingin mengajak para pekerja teater unruk memahami bahwa kerja teater merupakan proses transformasi sosio-budaya atau sebuah penggalian terhadap kemungkinan-kemungkinan melalui pergesekan pemikiran (wacana), bahasa sebagai media rasionalisasi, tubuh sebagai media ekspresi dan keterlibatan imajinasi menuju suatu bentuk yaitu teater. Sehingga kerja teater diharapkan mampu mencapai suatu pemaknaan kembali terhadap suatu realitas di atas panggung.

Teater Padma di bawah bimbingan Agoezt Harystz menampilkan monolog “Indonesiaku Menangis”, Musikalisasi Puisi “Hujan di Ujung Luka” dan drama “Pada Sebuah Perbatasan”.

Selain Teater Padma Ada beberapa komunitas teater sekolah yang menampilkan hasil proses kreatifnya, diantaranya adalah teater IA menampilkan “Pemberontak”, teater Veteran “ Perahu Retak Perahu Karam Nusantara”, teater Gondoarum menampilkan pembacaan puisi, teater Batas “Boneka”, teater Terbang “ Akhir Certa”, teater Baut “Psikopat”, teater Cakra “teater by Request”, teater Tas “Ada Balada Ibu yang Dibunuh”.

Pada acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa pelaku teater dari daerah lain sekitar Kota Kediri, seperti dari Nganjuk, Blitar, Jember dan juga dari kota Kediri.  Agoez Harystz selaku pelatih Teater Padma mengatakan bahwa sesuai tema yang diusung yaitu Teater Sebuah Panggung Gagasan, kegiatan semacam ini berorientasi untuk mengajarkan para siswa dalam menghargai proses berteater.

“Karena berteater tidak sekadar mengejar jam tayang untuk pentas, ada pembelajaran bagaimana menghargai proses, penguatan pendidikan karakter, kerja tim, dan juga belajar disiplin waktu,” tuturnya.

Senada dengan hal itu pelaku teater dan penyair dari Nganjuk Agus Rego Ilalang juga mengatakan dalam kerja seni atau teater khususnya dibutuhkan sebuah kesetiaan. Kesetiaan untuk berproses dalam menjalani kehidupan berteater. “Saya berharap para pelajar mampu menjadi generasi penerus bagi para pendahulunya, jangan hanya berhenti pada satu pementasan berproses dan terus berproses,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut juga turut hadir beberapa guru sekolah. Dalam sambutannya Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Iksanu Takwin berharap agar kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin. “Melihat semangat dan antusiasnya para siswa dalam mempersiapkan kegiatan ini saya ikut merasa senang. Pihak sekolah akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang menambah nilai-nilai positif bagi para siswa,” ujarnya.

Mungkin sudah saatnya pelaku teater dalam menunjukkan eksistensinya tidak sekedar mengejar jam tayang pementasan, tetapi juga memikirkan bagaimana terjadi adanya pergulatan pemikiran dan gagasan dalam proses kreatifnya. Sehingga dapat membangun proses kreatif yang lebih positif dan kondusif pada peningkatan kualitas karya kreatifnya. Sebuah proses kreatif yang belum menjadi pilihan bagi para pekerja teater di komunitas-komunitas. [but]

Tag : teater

Komentar

?>