Sabtu, 21 Oktober 2017

Lomba Kerapan Sapi Tradisional Madura, Panitia Jamin Tak ada Kekerasan

Minggu, 16 Juli 2017 12:31:33 WIB
Reporter : Temmy P.
Lomba Kerapan Sapi Tradisional Madura, Panitia Jamin Tak ada Kekerasan

Sumenep (beritajatim.com) - Lomba kerapan sapi tradisional Sumekar Cup se - Madura digelar pada Minggu (16/07/2017) di Lapangan Kerapan Sapi Giling, Sumenep.

"Kerapan sapi ini kami gelar dalam rangka 'Visit Sumenep 2018'. Ada 48 pasang sapi kerapan yang ikut berlomba," kata Ketua Panitia, Ausiddari.

Menurutnya, dari 48 pasang sapi peserta kerapan sapi, selain berasal dari empat kabupaten di Madura, juga ada peserta dari Probolinggo.

"Kami ingin menggeliatkan lagi kerapan sapi tradisional. Apalagi ada Visit Sumenep 2018. Kegiatan ini bisa menjadi salah satu budaya tradisional unggulan di Sumenep," ujar pria yang karib disapa Endang.

Ia menyebut bahwa hadiah dalam lomba kerapan sapi kali ini cukup spektakuler dibanding pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

"Event kali ini cukup besar. Hadiahnya 6 unit mobil. Biasanya hanya 2 atau maksimal 3 mobil. Alhamdulillah, dukungan luar biasa dari tokoh-tokoh penggemar kerapan sapi terhadap kegiatan ini," ucapnya.

Ia menjamin, untuk kerapan sapi tradisional kali ini, jauh dari unsur kekerasan terhadap sapi peserta lomba. Sebelum pelaksanaan, pihaknya telah membuat kesepakatan dengan para peserta lomba, bahwa kerapan sapi tradisional Madura tidak ada kekerasan.

"Sykurlah saat ini para pemilik sapi kerapan mulai sadar terhadap aturan yang telah disepakati. Tidak ada lagi kekerasan. Kalaupun ada, paling hanya 10 persen. 90 persennya tanpa kekerasan," tandasnya. (tem/ted)

Tag : karapan sapi

Komentar

?>