Selasa, 25 Juli 2017

Batik Karya Anak Difable Laris Manis di Surabaya

Jum'at, 14 Juli 2017 22:31:08 WIB
Reporter : Wahyu Hestiningdiah
Batik Karya Anak Difable Laris Manis di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) - Jangan kucilkan anak berkebutuhan khusus (ABK) yang memiliki keterbatasan,  ternyata mereka menyimpan berbagai kelebihan. Salah satunya penjahit batik yang ada di tempat Batik Wistara Surabaya.

Di tempat ini ada 10 orang pekerja yang ternyata memiliki keterbatasan atau yang biasa disebut ABK dan difabel yang sangat terampil menjahit kain-kain batik wistara untuk dijadikan sepotong pakaian. Di mana sembilan orang pekerja merupakan tuna rungu dan tuna wicara sedangkan satu orang pekerja merupakan anak difabel.

Owner Batik Wistara, Aryo Setiawan mengatakan, dirinya membuka usaha Batik Wistara sejak 2010 dengan dibantu oleh pekerja yang memiliki keterbatasan. "Pertama saya membuka Batik Wistara ini karena jiwa sosial saya, sehingga saya memakai jasa adik-adik yang mempunyai keterbatasan ini," ujarnya.

Sebab, menurut Aryo di balik keterbatasan dan kekurangan para pekerja yang dimilikinya terdapat kelebihan yang harus diapresiasi. "Mereka ini menghasilkan karya berupa baju-baju batik. Siapa yang sangka dengan tangan yang ditakdirkan Tuhan seperti demikian, adik ini bisa menjahit baju batik yang bagus," ungkapnya.

Aryo pun tidak segan-segan memberikan pengarahan dan pelatihan kepada para pekerjanya. Karena saat pekerja ini datang ke Batik Wistara sudah memiliki dasar untuk menjahit dan dirasa bisa diajak bekerja. "Makanya saya poles lagi agar semakin terampil. Dan hasilnya bisa dilihat luar biasa," kata pria berusia 35 tahun ini.

Sementara itu, pekerja Batik Wistara yang difabel, Teguh Iman mengatakan, bahwa kaum sepertinya butuh diberikan kesempatan. Maka dari itu tempat-tempat usaha seperti Batik Wistara harus lebih banyak lagi. "Di pemerintahan pun begitu harusnya kaum seperti saya ini bisa diajak nekerja, dites dulu kan kita juga punya keterampilan," ungkapnya.[way/ted]

Tag : batik surabaya

Komentar

?>