Jum'at, 28 Juli 2017

Hotel Harris Gubeng Surabaya Sajikan 120 Varian Menu Ramadan Hanya 111rb

Senin, 22 Mei 2017 16:00:09 WIB
Reporter : -
  • Hotel Harris Gubeng Surabaya Sajikan 120 Varian Menu Ramadan Hanya 111rb
  • Hotel Harris Gubeng Surabaya Sajikan 120 Varian Menu Ramadan Hanya 111rb
  • Hotel Harris Gubeng Surabaya Sajikan 120 Varian Menu Ramadan Hanya 111rb

Surabaya (beritajatim.com) – Kali ketiga sajian paket ramadan digelar di Hotel Harris Gubeng Surabaya yang bertempat di jalan Bangka No. 8-18, Surabaya ini. Selain sebagai bentuk kreasi menu hidangan selama bulan ramadan juga sebagai salah satu bentuk pemenuhan permintaan konsumen dalam menyambut ramadan untuk merayakan buka puasa bersama dengan relasi, keluarga hingga korporasi.

Konsep menu hidangan ramadan kali ini dengan tema yang sama dari tahun-tahun sebelumnya yaitu Al Bazaar jilid 3, yang membedakan hanya varian menu dan harga. Al Bazaar jilid 1 menyediakan 90 varian menu, Al Bazaar jilid 2 menyediakan 100 varian menu sedangkan Al Bazaar jilid 3 kali ini menyediakan 120 varian menu. Dari 120 varian menu ini terdiri dari beragam jenis masakan mulai dari masakan nusantara, timur tengah dan asia. Harga yang ditawarkan pada Al Bazaar jilid 3 ini berkisar 111.000 rupiah dengan konsep all you can eat.

“Buka Puasa Prasmanan kali ini kami akan hadirkan variasi menu yang lebih banyak dari tahun sebelumnya dan kami tambahkan gerobak-gerobak (food stall) dengan aneka menu Nusantara, Tradisional dan Asia. Diantaranya ada Aneka gorengan, Kurma & manisan untuk Takjil, Nasi & Mie Goreng, Lontong Balap serta aneka sup ala China dan Asia hingga Dim Sum Halal.” ungkap Stylianos Koureas, General Manager Hotel Harris Gubeng.

Sajian Al Bazaar jilid 3 terdiri dari Takjil seperti Kurma, manisan buah, aneka gorengan asin dan manis, hidangan pembuka seperti salad tradisional, salad ala China, salad ala Arab, salad ala Timur Tengah hingga salad buah, aneka sup baik yang tradisional maupun ala China, hidangan utama seperti nasi & mie goreng, Tahu campur lamongan, Lontong balap, Nasi Campur, Pecel Madiun, Penyetan Suroboyo yang mewakili menu Nusantara, ada juga nasi Biryani & nasi Pilaf khas Timur Tengah, menu daging ayam, daging sapi dan daging kambing ala Arab, dan menu ala Asia, hingga kudapan penutup, yang diambil dari berbagai daerah di Nusantara, serta beberapa dari daratan Asia, seperti Malaysia, India serta Timur Tengah, dan berganti untuk setiap harinya. Dengan menu andalan terbaru nya, Chicken Shawarma, Sizling Mongolian Seafood Barbeque, Nasi & Mie goreng Jahanam, yang disajikan secara live, diharapkan agar pengunjung mendapatkan hidangan yang fresh dan dapat memilih sesuai sesuai dengan keinginannya sekaligus sebagai hiburan karena diolah dan dimasak oleh para koki langsung dihadapan pengunjung/tamu.

Untuk dapat menikmati sajian menu ramadan di Hotel Harris Gubeng ini, tidak dapat langsung datang begitu saja melainkan harus melalui reservasi terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan banyaknya peminat yang ingin meluangkan waktu berbuka bersama di Harris Cafe ini maka reservasi diharapakan 1 minggu sebelumnya. Kapasitas yang dapat ditampung di Harris Cafe pada Al Bazaar jilid 3 ini sebanyak 350 pax dan terbuka untuk umum baik personal, komunitas maupun grup. Hotel Harris juga menyediakan ruang khusus apabila diperlukan untuk kelompok grup secara privasi seperti ruang meeting maupun ballroom namun permintaan khusus ini memiliki harga tersendiri, semisal di ruang meeting berkapasitas 30-50 orang dengan kisaran harga 160.000 nett per pax sedangkan untuk kapasitas ballroom yang dapat menampung 100 – 250 orang dengan harga kisaran 180.000 nett per pax.

Diakui bahwasannya saat memasuki bulan ramadan rata-rata okupansi hotel menurun drastis, hal tersebut dibenarkan oleh Setiawan Nanang, Marketing Communication Harris-POP! Hotels & Conventions Gubeng Surabaya.

“Saat bulan ramadan biasanya hotel akan mengalami penurunan okupansi, pencapaian rata-rata berkisar 30%-40%, sisanya lebih banyak mengandalkan dari revenue Food and Bevarage, pendapatan bisa dikatakan 20% dari okupansi dan 80% dari F & B. Tahun lalu kami mampu meraih revenue sebesar 1,3 M melalui F & B melalui sajian menu ramadan yang kami tawarkan, kali ini kami targetkan sebesar 2,2 M dari F & B dengan konsep yang sama serta sajian varian menu yang berbeda dan lebih banyak dari tahun sebelumnya.” ungkap Setiawan Nanang. (nic/ted)

Komentar

?>