Sabtu, 16 Desember 2017

Wisata Hutan Jawa Timur (7)

Bukit Ongakan Lahir Berkat Gunung Kelud Meletus

Selasa, 28 Maret 2017 12:03:08 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Bukit Ongakan Lahir Berkat Gunung Kelud Meletus

Kediri (beritajatim.com) - Wana Wisata Bukit Ongakan dan Bukit Kura-Kura. Wisata baru ini berada di Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Lagi-lagi, erupsi Gunung Kelud awal 2014 lalu, telah menyisakan sejuta keindahan alam. Begitunya juga proses kelahiran Wana Wisata Bukit Ongakan ini.

Secara geografis, jaraknya sekitar 37 kilometer dari pusat Pemkab Kediri, tepatnya berada di lereng sebelah utara Gunung Kelud. Objek wisata alam ini dikelola oleh Perhutani dan Karangtaruna Desa Besowo.

Pengunjung dapat menikmati suasana alam yang masih asri dengan pemandangan gugusan bukit yang sejajar. Kenampakan alam ini seolah-olah seperti punggung kura-kura. Selain itu tampak dari kejauhan aliran air terjun Gajah Mungkur yang terlihat airnya masih jernih, air terjun ini lokasinya berada di jarak 3 kilometer.

Tentu saja, menjadi sulit untuk dijangkau pengunjung. Namun demikian, tidak menyurutkan niat pengunjung untuk menjangkaunya.

Bersebelahan dengan Bukit Kura-kura, terdapat Bukit Ungakan. Untuk menuju ke Bukit Ongakan, pengunjung harus berjalan menyusuri jalan setapak sekitar 100 meter. Saat sampai di lokasi, rasa lelah pengunjun pun langsung hilang setelah melihat pemandangan alam yang disajikan.

Di Bukit Ongakan mereka banyak yang melakukan foto selfi, baik bersama teman maupun bersama pasanganya dengan latar belakang hamparan alam yang terlihat hijau nan alami.

Tidak hanya foto selfi, di tempat tersebut wisatawan juga dapat melihat hamparan Waduk Selorejo yang berada di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Seperti Vika, ini misalnya, salah satu pengunjung yang bersama teman-temanya.

Dia memilih liburan di Bukit Ongakakan, karena ditempat tersebut ia bisa menikmati suasana alam yang masih alami. Tentu saja, dia tidak menyia-nyakan moment asyik itu dengan berfoto karena latar belakangnya sangat menarik.

Pada musim libur, wisatawan yang mengunjungi lokasi tersebut terus mengalami peningkatan. Apabila pada hari biasa hanya berjumlah 150 orang, liburan bisa meningkat hingga 900 oran per hari.

Untuk bisa masuk dan menikmati wana wisata tersebut, wisatawan tidak perlu mengelurkan biaya mahal, karena tiketnya sangat murah, yaitu Rp 5 ribu untuk kendaraan sepedah motor dan Rp 20 ribu untuk kendaran roda empat. [nng/but]

Tag : wisata hutan

Komentar

?>