Sabtu, 21 Oktober 2017

Meski Jauh, Cinta Warga Banyuwangi Tak Pernah Luntur

Jum'at, 24 Maret 2017 09:09:30 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Meski Jauh, Cinta Warga Banyuwangi Tak Pernah Luntur

Banyuwangi (beritajatim.com) - Tanah kelahiran memang menyimpan sejuta kenangan, kultur, budaya serta sisi egoisme yang tinggi. Tak terkecuali bagi mereka yang tinggal di suatu daerah yang jauh maupun negeri orang sekalipun.

Saat daerahnya disebut, rasa memiliki, kedekatan batin maupun getaran cinta akan tiba-tiba muncul. Seperti halnya cinta terhadap keluarga, lingkungan bangsa dan negara ini.

Hal itu seperti yang ditunjukkan oleh sekelompok warga di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Propinsi Kalimantan Timur. Mereka mengaku bangga terhadap Banyuwangi sebagai tanah kelahiran meski jarak dan waktu memisahkannya.

Terhitung sudah puluhan tahun mereka terpisah, namun aroma daerah di ujung timur Pulau Jawa itu masih kian terasa hingga ke peraduannya saat ini. Bahkan, agar silaturahmi mereka tetap melekat, para warga ini membentuk sebuah ikatan bernama Ikatan Keluarga Banyuwangi
(Ikawangi) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Bahkan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas seolah terkesan dengan kecintaan warga PPU tersebut dengan daerah asalnya. Kesan itu pun langsung disampaikan bupati pada warga saat temu kangen warga Banyuwangi. Mereka rata-rata merupakan warga Bumi Blambangan yang
sudah hijrah ke Penajam Paser Utara dan sekitarnya sejak 1976 silam.

"Alhamdulillah, ikatan kekeluargaan warga Banyuwangi sangat kuat. Meski sudah puluhan tahun meninggalkan Banyuwangi, rasa cinta Banyuwangi-nya bukannya surut atau hilang, melainkan tambah membesar. Kita semua bangga," ujar Anas, Jumat (24/3/2017).

Anas mengatakan, warga di luar Banyuwangi di manapun berada atau diaspora Banyuwangi bagian penting kemajuan daerah. Karena, dari mereka terbentuk duta-duta bagi Banyuwangi. Termasuk duta pemasaran bagi wisata dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Misalnya, produk UMKM Banyuwangi dikirim ke sini lalu dipasarkan. Tentu harus dipetakan pasarnya, mana yang cocok dan dibutuhkan di Kalimantan Timur," kata Anas.

Tak hanya itu, Anas menyambut baik niat diaspora Banyuwangi yang berniat ikut membangun daeranya. Bahkan, hingga kini banyak orang Banyuwangi yang sukses di berbagai daerah ikut berinvestasi di Banyuwangi.

"Orang Banyuwangi banyak yang sukses, ada yang jadi Kapolres, bupati, pengusaha, kepala rumah sakit dan lain-lain. Mari silakan bantu pengembangan Banyuwangi, bisa investasi perikanan, pertanian, atau perhotelan," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Anas memaparkan sejumlah pengembangan Banyuwangi dalam lima tahun terakhir. Di antaranya perkembangan bandara yang lonjakan penumpangnya mencapai lebih dari 1.300 persen. Tiap hari ada tiga penerbangan rute Surabaya-Banyuwangi.

"Dan tidak lama lagi, sebelum Lebaran tahun ini, insya Allah direct flight Jakarta-Banyuwangi terealisasi," papar Anas.

Di Banyuwangi juga telah berdiri sejumlah perguruan tinggi negeri. Di antaranya Universitas Airlangga yang telah membuka kampus di Banyuwangi dengan empat fakultas, dan kini jumlah mahasiswanya telah mencapai sedikitnya 700 orang dari 17 provinsi seluruh Indonesia.
Dalam tiga tahun ke depan, seiring penambahan jurusan dan fakultas, jumlah mahasiswa diprediksi mencapai 5.000 orang.

"Target kami bikin fakultas kedokteran di Banyuwangi. Intinya, bapak/ibu warga asli Banyuwangi yang sudah puluhan tahun meninggalkan daerah jangan ragu menguliahkan anaknya di Banyuwangi. Selain Unair, ada politeknik negeri dan kampus-kampus swasta yang semakin baik,"
jelas Anas.

Di bidang kesehatan, Anas menyampaikan perkembangan pelayanan yang semakin membaik. Di antaranya RSUD Blambangan Banyuwangi yang sudah naik kelas menjadi Tipe B, sehingga bisa menjadi rujukan bagi rumah sakit lain di sekitar Banyuwangi.

"Beberapa penyakit yang dulu harus dirujuk ke Surabaya, alhamdulillah sekarang sudah bisa ditangani di Banyuwangi. Insya Allah sebentar lagi juga sudah bisa pasang ring jantung di Banyuwangi, tidak perlu ke Surabaya lagi," kata Anas. [rin/suf]

Komentar

?>