Jum'at, 24 Maret 2017

Tangkal Hoax, LDII Jatim Latih Kader Muda Ilmu Jurnalistik

Sabtu, 18 Maret 2017 14:08:57 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Tangkal Hoax, LDII Jatim Latih Kader Muda Ilmu Jurnalistik

Surabaya (beritajatim.com) - DPW LDII Jatim mempunyai cara jitu untuk menangkal berita-berita hoax yang bertebaran di sosial media belakangan ini. Apa caranya? LDII Jatim memberikan Workshop Jurnalistik dan Pelatihan Menulis kepada 100 orang kader muda se-Jatim.

Sebagai pemateri adalah wartawan senior dari Jawa Pos Televisi (JTV) Imawan Mashuri dan Kadis Kominfo Provinsi Jatim Ir Eddy Santoso MM.

"Mereka kader muda diharapkan menjadi corong informasi yang benar di daerahnya masing-masing. Selain itu, kami juga ingin mereka meluruskan informasi sesat atau negatif di tengah masyarakat yang masih menilai bahwa LDII terkait dengan jaringan ISIS atau Islam radikal," kata Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Timur Drs. Ec. H. M. Amien Adhy kepada wartawan di kantornya Jalan Gayungan PTT Surabaya, Sabtu (18/3/2017) siang.

Menurut dia, LDII Jatim memiliki sekompok anak muda yang hobinya menulis. Ke depan, diharapkan mereka bisa menjadi jurnalis yang produktif. "Kuncinya anak ini dididik bisa menulis berita dan bisa mengelola website organisasi LDII di kabupaten/kota masing-masing," ujarnya.

"Jangan sampai mereka ikut-ikutan terjebak berita Hoax. Mereka harus bisa jadi corong pemberitaan yang positif tentang LDII hingga tingkat bawah. Ke depan, kalau bisa punya website di setiap kabupaten/kota," imbuhnya.

Mengapa informasi positif perlu disampaikan melalui media internal? "Masih banyak orang yang memberitakan LDII negatifnya dan kurang diterima masyarakat. Ini harus diimbangi berita positif LDII dari para kader di daerah. LDII masih dikaitkan dengan ISIS dan jaringan Islam radikal. Kalau tidak segera di-Tabayyun, khawatirnya malah kemana-mana dampaknya. Saat ini, LDII cabang yang sudah punya website berita adalah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Jombang, Kediri, Banyuwangi dan Jember. Setengah Jatim sudah punya. Yang belum segera membuat," pungkasnya. (tok/ted)

Tag : jurnalistik

Komentar

?>