Rabu, 28 Juni 2017

Kuliner Surabaya: Minum Teh Serasa Bangsawan Eropa

Selasa, 21 Februari 2017 13:51:06 WIB
Reporter : Wahyu Hestiningdiah
Kuliner Surabaya: Minum Teh Serasa Bangsawan Eropa

Surabaya (beritajatim.com) - Ada yang menarik dan unik ketika kita berkunjung di salah satu kedai berkonsep Eropa ini. Pada tempat nongkrong satu ini, jika ingin mencicipi minuman berbau ice, tentunya tidak akan menjumpainya. Namun disini kita akan dimanjakan dengan minuman hangat dengan 17 macam racika tea asli dari Australia.

Heracate Tea Room and Boutiqe di kawasan Ngagel ini menjadi salah satu jujukan bagi para penggemar tea. Racikan tea khas Australia menjadi pilihan untuk relaksasi dengan menikmati seduhan teh dengan beragam selera atau kebutuhan.

Terinsprasi dari budaya bangsawan Eropa jika sore hari melakukan aktivitas ngeteh dengan paduan cake, Sally Hartono mencoba memberanikan diri menerapkan gaya hidup itu ke Surabaya. Dia mengusung konsep kedai khusus tea.

"Awal saya membukan kedai tea ini adalah untuk bahan skripsi. Saya harus ada inovasi yang menarik, akhirnya saya condong ke budaya bangsawan Eropa yang suka ngeteh kebetulan di Surabaya belum ada cafe dengan konsep yang seperti ini. Alhasil selama 6 bulan berjalan, konsumen responnya bagus," ungkap Sally kepada beritajatim.com, Selasa (21/2/2017).

Sebanyak tujuh belas macam racikan tea yang bisa konsumen pilih. Di antaranya afternoon sunbeams, relaxing vanimile, fashionistea, focus-focus, immune defense, all in lemon zinger, energinger, juliet roses, sleepy bear, stressless, weight assist, womanizer, weightloss cinnaple, early grey, detox organic, berry rooibos, recue dan taiwan Nesetea.

"Menariknya teh milik kita ini asli impor dari Australia. Kenapa tidak pakai produk lokal? Karena jenis tea dan taste Indonesia dan luar, beda. Kalau Indo tea ya pure te, kalau luar itu lebih blending ada campuran dari akar dan bunga dan memiliki khasiat yang cukup bagus," ucap wanita lulusan Universitas Surabaya, 23 tahun silam.

Bahkan cara penyeduhannya pun berbeda. Di tempat ini, tidak ada seduhan yang bercampur dengan ice. Semua seduhan tea disajikan dengan hangat. Hal ini dikarenakan supaya taste dan khasiat yang dimilili tea tidak berubah.

Selera konsumen pun beragam, namun tak jarang mereka memilih tea berjenis focus-focus dan sleepy bear. Alasannya karena dua teh ini cocok untuk mengembalikan konsentrasi dan bagi para insomnia.

"Para konsumen bisa bebas memilih tea sesuai dengan kebutuhannya. Di tempat ini, apa yang cocok dengan seleranya bisa dipilih dan tentunya bisa refil juga," imbuhnya.

Dengan harga tiga puluh sembilan ribu rupiah per poci, para konsumen bisa menikmati seduhan teh blending ini dengan rekan kerja dan menikmati cake sebagai sandingan. [way/but]

Tag : kuliner

Komentar

?>