Kamis, 19 Januari 2017

Batik dalam Balutan Fashion Perayaan Imlek

Senin, 09 Januari 2017 17:58:00 WIB
Reporter : Wahyu Hestiningdiah
Batik dalam Balutan Fashion Perayaan Imlek

Surabaya (beritajatim.com) - Trend Batik saat ini memang tak lekang oleh jaman, motif lintas budaya menjadi salah satu fashion batik yang dipadukan dalam perayaan Imlek, 28 Januari mendatang.  Seperti yang terlihat di Bateeq Grand City, Senin (9/1/2017).

Goresan motif Cina disematkan dalam busana Imlek. Kali ini, motif Jlamprangan dipilih. Motif tua khas Pekalongan itu tampak melingkar indah dalam balutan dress khas Tiongkok, cheongsam.

Motif Jlampangan tampak klasik. Motifnya terdiri dari beberapa bulatan berwarna hijau dan coklat. Bulatan itu memutar hingga membentuk lingkaran besar. Ada beberapa lingkaran dalam dress. Hal itu membuat dress sekilas tampak bermotif polkadot dengan lingkaran besar.

Motif yang unik itu membuat kesan klasik sangat terasa. "Motif Jlamprangan ini juga dipilih karena mengandung makna yang bagus. Yakni, motifnya menggambarkan hubungan yang harmonis antara dewa di kahyangan dengan manusia di bumi," ujar Staff Bateeq Area Jatim, Dita Hardiyanti.

Warna kalem khas Jawa berhasil dilebur dengan nuansa Tiongkok. Warna merah menyala membuat goresan Jlamprangan tamoak nyata. Gemerlapnya merah juga menegaskan aksen Tiongkok dalam dress yang ada. "Paduan Tiongkok dan Jawa membuat busana cheongsam tampak lebih klasik namun elegan," lanjut Dita.

Selain itu, motif bunga dibagian leher membuat aksen Tiongkok makin kentara. Pita merah juga tersemat memanjang dari bagian leher hingga dada. Manik bunga pada pita menegaskan ciri khas Tiongkok pada cheongsham.

"Bahan yang digunakan adalah katun. Sehingga kesan elegan dan mewah sangat terasa. Jadi, busana paduan Jawa dan Tiongkok ini pas digunakan dalam pergantian tahun baru Tiongkok. Selain itu, juga pas digunakan di acara pesta," pungkasnya.[way/ted]

Tag : imlek batik

Komentar

?>