Selasa, 25 Juli 2017

Tradisi Kersenan, Meriahkan Peringatan Maulid Nabi di Mengelo

Senin, 12 Desember 2016 14:48:33 WIB
Reporter : Misti P.
Tradisi Kersenan, Meriahkan Peringatan Maulid Nabi di Mengelo

Mojokerto (beritajatim.com) - Warga Dusun Mengelo, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto punya tradisi dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tradisi kersenan yakni pohon kersenan dipenuhi dengan berbagai macam benda dijadikan rebutan antar warga usai didoakan.

Ada dua pohon kersen yang sengaja disediakan panitia acara di jalan desa tepatnya di depan Masjid Darussalam. Pohon kersen yang mempunyai ranting banyak ini ditempeli berbagai macam kebutuhan. Diantaranya pakaian, sepatu, sandal, topi, buah-buahan dan hasil bumi.

Usai didoakan, ratusan warga yang sudah menunggu sebelumnya langsung menyerbu dua pohon kersen yang penuh dengan kebutuhan masyarakat tersebut. Bahkan, sejumlah warga langsung memanjat pohon kersen untuk mengambil berbagai kebutuhan yang ditempel di ranting-ranting pohon.

Karena tak kuat dengan beban, satu pohon kersen pun patah dan disusul satu pohon kersen lainnya. Teriakan kaget campur takut pun memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Tak jarang masyarakat membawa lebih dari satu jenis kebutuhan yang telah diambil dari rebutan tersebut.

Ketua panitia, Son Haji mengatakan, tradisi kersen sudah sejak lama dilakukan warga Dusun Mengelo. "Kami tidak tahu sejak kapan. Dulu hanya berada di dalam masjid, bukan menggunakan pohon kersen tapi makanan dibentuk dan ditaruh di bambu. Semua yang ada di pohon kersen ini berasal dari masyarakat sendiri," ungkapnya, Senin (12/12/2016).

Masih kata Ketua Takmir Masjid ini, seperti pengusaha sepatu, baju maupun hasil bumi dan buah-buahan. Menurutnya, masyarakat yang datang pun tidak hanya berasal dari warga dusun sendiri tapi antar kecamatan bahkan di Kabupaten Mojokerto. Bahkan warga Mengelo yang merantau pulang, saat tradisi kersen khusus pulang.

"Tradisi ini tujuannya tidak lain yakni untuk meneruskan perjuangan nenek moyang dengan harapan agar memperoleh safaat dari Nabi Muhammad SAW. Selain itu, tradisi kersen ini juga dilakukan untuk memeriahkan dan menyemarakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW," ujarnya.

Pasalnya, tradisi kersen selalu digelar warga Mengelo saat peringatan Maulid Nabi Muhammad. Pemakaian pohon kersen tidak lain karena ranting pohon yang mempunyai 15 manfaat ini cukup banyak sehingga bisa untuk menempelkan apa saja produk hasil warga Mengelo.

"Bahkan pohon kersen untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sudah disediakan. Setiap Maulid Nabi Muhammad selalu digelar tradisi kersen tapi yang dibagi untuk fakir miskin ada sendiri yakni sebelum acara dibagikan," pungkasnya.[tin/ted]

Tag : maulid nabi

Komentar

?>