Selasa, 26 September 2017

Mojokerto Jadi Tuan Rumah Festival Wayang se-ASEAN

Jum'at, 02 Desember 2016 01:17:28 WIB
Reporter : Misti P.
Mojokerto Jadi Tuan Rumah Festival Wayang se-ASEAN

Mojokerto (beritajatim.com) - Kabupaten Mojokerto menjadi tuan rumah ASEAN Puppetry Association (APA) yang digelar mulai Kamis (1/12/2016) hingga Senin (5/12/2016).

Di hari pertama, para delegasi yang berasal dari 10 negara peserta Festival Wayang se-ASEAN ini disuguhi berbagai pertunjukan kesenian, semisal kesenian Reog Ponorogo.

Tak hanya disuguhi berbagai pertunjukan kesenian, para delegasi juga diajak menari. Salah satu delegasi kemudian naik ke kepala reog. Selain reog, para delegasi juga disuguhi Seni Barongan, kesenian khas Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Mojokerto  Ustadzi Rois mengatakan, tak hanya kesenian dan kebudayaan khas Kabupaten Mojokerto saja tapi juga kesenian dari berbagai daerah juga bisa dinikmati para delegasi.

"Kita juga akan mengajak mereka ke sejumlah lokasi wisata. Mulai dari kawasan Pacet, Trawas sampai Trowulan. Begitu juga sebaliknya, para delegasi itu juga akan memberikan sajian menarik kepada seluruh masyarakat Mojokerto," ungkapnya.

Masih kata Rois, para delegasi dari berbagai negara tersebut akan menampilkan pertunjukan wayang khas negaranya masing-masing. Karena, lanjut Rois, melalui seni pertunjukan wayang diharapkan dapat menumbuhkan identitas bersama dan persaudaraan di kawasan ASEAN, selain wayang merupakan warisan budaya.

"Sehingga perlu dilestarikan dan dikembangkan dalam kerjasama antar negara melalui tradisi dan budaya wayang. Seni pewayangan hadir memberikan kesejukan, untuk meningkatkan kualitas hidup menjadi manusia yang lebih bermartabat," tegasnya.

Sebanyak 10 negara yang menjadi peserta Festival Wayang se-ASEAN tersebut yakni, Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapore, Thailand dan Vietnam. Sejumlah tempat yang akan dijadikan arena kegiatan tersebut diantaranya, Pendopo Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto.

Sanggar Gubug Wayang Yensen Project Indonesia (SGWYPI), Pendopo Agung Trowulan, Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, Brantas River Side, Jolotundo Archaelogical Sites, Trowulan Archaelogical Sites serta berbagai situs dan obyek wisata lainnya.

Berbagai wayang dari 10 negara peserta akan ditampilkan. Seperti, Wayang Air dari Vietnam, Black Theatre dari Philipina, Wayang Tali dari Myanmar dan beberapa jenis pertunjukan wayang Indonesia. [tin/suf]

Komentar

?>