Kamis, 27 Juli 2017

Sendang Grogolan Akan Dijadikan Wisata Arum Jeram

Jum'at, 04 September 2015 18:41:16 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Sendang Grogolan Akan Dijadikan Wisata Arum Jeram

Bojonegoro (beritajatim.com) - Sendang Grogolan, di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro rencananya akan dijadikan salah satu objek wisata alam yang ada di Bojonegoro.

Sendang Grogolan berada di wilayah KPH Perhutani. Sumber air di Grogolan itu sekarang digunakan sebagai penyuplai air PDAM.

Kepala Dusun Grogolan, Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Kusnandar (42) mengatakan, pengembangan wisata alam itu sesuai dengan program Pemkab Bojonegoro yang akan menggali potensi desa masing-masing Kecamatan. "Rencananya akan dibuka (kawasan wisata) pada Desember mendatang," terangnya.

Sementara, tahun ini Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tengah menggarap potensi wisata di tiga kecamatan yang dianggap cukup menjanjikan. Tiga kecamatan tersebut adalah Kecamatan Kapas, Dander dan Kalitidu. Daya tarik kawasan wisata yang kini tengah digarap antara lain daya tarik wisata alam, wisata budaya, wisata agro dan wisata khusus.

Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro, Eryan Dwi Fatmawati menjelaskan, saat ini, Pemkab Bojonegoro melakukan identifikasi dan inventarisir potensi wisata di Bojonegoro baik yang saat ini sudah ada ataupun tengah digali untuk dikembangkan.

"Bojonegoro memiliki kekayaan potensi yang apabila digarap lebih lanjut nantinya akan menambah daftar destinasi kunjungan di Bojonegoro," jelasnya beberapa waktu lalu di Desa Ngunut.

Potensi-potensi wisata ini nantinya akan digolongkan dalam beberapa kriteria antara lain wisata alam, budaya, agropolitan dan wisata khusus. Yang terletak di empat kecamatan yakni Kapas, Dander dan Kalitidu (kadeka) kemudian ditambah satu kecamatan lain yakni Trucuk yang memiliki potensi wisata agro.

"Harapannya, kedepan Kadeka nanti setidaknya akan menambah puluhan objek baru di Bojonegoro,” imbuh Eryan.

Ditambahkan, di Kecamatan Kapas saja ada sembilan objek yang terdiri dari wisata petik salak di Desa Tanjungharjo, petik pepaya kalina di Desa Bakalan, Jamur Tiram di Desa Klampok, Desa Wisata waduk dan tubing Sungai di Desa Bendo. Dewa wisata industri kreatif di Desa Mojodeso, Desa wisata pande besi di Desa Kedaton hingga agro wisata salak di Desa Wedi.

Sedangkan untuk Kecamatan Dander nantinya objek wisata yang ada antara lain The Dander water park, kampung kreatif di Desa Dander, Wisata kuliner ikan di Desa Sumodikaran dan Tempuran. Selain itu ada desa wisata outbond dan tubing di Desa Ngunut, agrowisata mangga dan outbond di Desa Kunci, wisata pemancingan di Desa Kedungrejo, wisata air di Sumberarum dan kunci serta wisata gua.

Untuk wilayah Kalitidu objek wisata yang akan digarap antara lain agro wisata belimbing di Desa Mojo, aisata perahu di Desa mojo menuju Trucuk, Agro wisata jambu biji merah di Desa Mayanggeneng, pemancangan di Desa Panjunan, Waduk Dayaan dan wisata religi di Desa Wotanngare. 

Tidak hanya tiga wilayah itu namun akan dikembangkan pula diwilayah Kecamatan Trucuk yakni Agro wisata jambu krital di desa Pagerwesi dan Padang. [uuk/ted]

Komentar

?>