Gaya Hidup

Warga di Mojokerto Berebut 4 Gunungan Hasil Bumi dan Jajanan Tradisional

Warga Dusun Ringgit berebut gunungan di halaman balai dusun tersebut. [Foto : misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ratusan warga Dusun Ringgit, Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto menyerbu gunungan berbagai aneka hasil bumi dan jajanan tradisional. Ada empat gunungan yang diperebutkan warga.

Keempat gunungan tersebut mencapai ketinggian sekitar 2 meter berisi aneka hasil bumi dan jajanan tradisional diperebutkan warga di halaman dusun setempat. Sebelumnya, keempat gunungan tersebut dikirab sepanjang satu kilometer keliling dusun.

Dengan posisi empat gunungan berisi aneka hasil bumi dan jajanan tradisional di depan disusul para remaja setempat yang memakai kostum unik. Seperti kostum film kartun, tema militer, anime, serta kostum yang terinspirasi dari film horor.

Tak butuh waktu lama, sebelum mencapai garis finish warga meringsek ke depan untuk memperebutkan isi gunungan tersebut. Kirab gunungan dan karnaval kostum unik tersebut merupakan kegiatan pertama kali yang digelar warga Dusun Ringgit, Desa Kembangringgit.

Hal tersebut diakui Kepala Desa (Kades), Wiyanto (43). “Ada 300 peserta yang terdiri dari 10 rt, 1 komunitas dan 1 TPQ Kembangringgit, mengikuti acara ini. Empat gunungan tadi dibuat oleh RT 1 RW 7, RT 3 RW 7, RT 2 RW 6 dan RT 7,” ungkapnya, Minggu (25/8/2019).

Masih kata Wiyanto, warga hanya butuh waktu satu hari untuk membuat empat gunungan tersebut. Kendati baru digelar pertama, pihaknya berharap, kedepannya acara tersebut tidak hanya diikuti Dusun Ringgit saja tapi diikuti oleh warga satu desa.

“Meski bersifat swadaya desa, masyarakat antusias sekali meramaikan rebutan gunungan ini. Masyarakat tampak memakai kostum dalam acara karnaval dengan cara yang unik, lucu dan kreatif,” tegasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar