Gaya Hidup

Tebar Rasa Cinta Lingkungan dengan Tarian

Pentas Tari kolosal Sasadu On The Sea 'Sang Penjaga' menutup Festival Teluk Jailolo 2019, Sabtu (29/6/2019) malam.

Jailolo (beritajatim.com) – Ratusan anak dari berbagai sekolah dengan lincah menari dan bernyani dalam pertunjukan kolosal Sasadu On The Sea. Mereka semua berasal dari sekolah yang berasal dari Jailolo Halmahera Barat, Maluku Utara.

Pertunjukan ini dikomando koreografer ternama Eko Supriyanto yang menjadi aktor dibalik suksesnya opening ceremony Asian Games 2018 lalu. “Penari yang kita libatkan benar-benar baru. Ini semua siswa-siswa sekolah asal Jailolo Halmahera Barat,” kata Eko disela-sela Festival Teluk Jailolo, pekan lalu.

Menurutnya, murid yang dilibatkan tahun ini tidak terlibat dalam festival tahun sebelumnya. “Jadi kita memulai dari awal. Tantangannya ya itu, penari yang kita libatkan benar-benar baru,” ujarnya.

Meski begitu, dia yakin tantangan tersebut tidak akan menjadi hambatan. Karena semua murid dan pihak yang terlibat memiliki semangat yang luar biasa. Dia juga bersyukur didukung tim yang kompak.

Eko menambahkan, persiapan untuk tampil di puncak Festival Teluk Jailolo sudah dilakukannya sejak Mei lalu. Namun, sempat terhenti di pertengahan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Saya sudah incharge di event ini sejak 2012. Dari situ setiap tahun saya terlibat sampai saat ini. Tapi saya tidak kerja sendiri. Ada tim yang terlibat. Jadi saat saya tidak ada, latihan tetap berlangsung,” ujar Eko.

Tari kolosal Sasadu On The Sea sendiri mengangkat tema Sang Penjaga. Ceritanya, seluruh masyarakat Halmahera Barat diajak untuk menjaga kekayaan alam. Seperti cengkeh, pala, kopra, gunung, dan laut. Dari sini juga mimpi akan diwujudkan. Atraksi ini mengajak anak-anak muda agar bangga terlahir di Jailolo.

Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran I Kementerian Pariwisata Hariyanto mengatakan Festival Teluk Jailolo merupakan salah satu event dalam rangkaian Calendar of Event tahun 2019. Event ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan. Baik nusantara maupun mancanegara.

“Kita berharap event ini bisa mendatangkan leih banyak wisatawan ke Maluku Utara. Karena, hal tersebut akan turut berkontribusi pada peningkatan kunjungan wisatawan di Indonesia,” papar Hariyanto yang hadir mewakili Kementerian Pariwisata. [hen/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar