Gaya Hidup

Sate Getuk, Menu Tradisional Yang Cocok di Musim Hujan

Surabaya (beritajatim.com) – Meski mulai jarang dijumpai di banyak toko kue  di era modern, namun salah satu hotel berbintang empat di Surabaya justru memilih olahan singkong ini menjadi jajanan modern dengan bentuk dan tampilan menarik.

Getuk adalah kue tradisional yang banyak dijumpai di Jawa Tengah dan Jawa Timur, kue bercita rasa manis dan gurih ini dulunya menjadi favorit banyak orang dari berbagai kalangan.

Bisa jadi generasi milenial saat ini banyak yang tak mengenal jajanan berbahan dasar singkong ini. Ingin turut melestarikan kue-kue tradisional Indonesia, maka Santika Jemursari mencoba berkreasi dengan menyajikan jajanan Sate Getuk.

Tampilannya yang cantik juga engga malu-maluin jika dipajang di laman social media dimana generasi saat ini sangat suka menjadikan hal-hal menarik untuk dijadikan objek foto yang kemudian bisa dipamerkan di social media.

Sate Getuk ala Hotel Santika Jemursari tetap dibuat dari parutan singkong dan gula, yang membuat berbeda adalah cara penyajiannya. Singkong yang telah diolah diberi warna merah, kuning, hijau lalu dibentuk bulatan dan digoreng sebelum kemudian ditusuk dengan tusuk sate.

“Jadi disajikan dalam piring saji dengan saus gula merah dan parutan kelapa. Seporsi Sate Getuk dijual dengan harga Rp. 38.000,-/ net terdiri dari 3 tusuk sate dengan 3 buah Getuk goreng di tiap tusuknya. Sate Getuk dibuat dan disajikan sesuai pesanan, sehingga getuk terasa empuk dan hangat waktu dinikmati,” ungkap Radinia Pitaramita, Media Relation Hotel Santika, Jumat (25/1/2019).

Dengan tampilannya yang menarik, Sate Getuk  siap bersaing dengan kue-kue modern lainnya. Tidak hanya mengandalkan tampilan, rasa dan bahan yang berkualitas membuat Sate Getuk ini pantas dijadikan pilihan jajanan yang nikmat di segala suasana. [way/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar