Gaya Hidup

Pesan Toleransi ‘Bumi Itu Bulat’ untuk Jember

Jember (beritajatim.com) – Film ‘Bumi Itu Bulat’ mengumandangkan pesan-pesan toleransi yang harus terus diperkuat di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dakwah tentang toleransi harus menyasar kepada kelompok-kelompok garis keras yang mulai tumbuh.

Hal ini dikemukakan Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jember Ayub Junaidi dan Ketua Pengurus Cabang NU Kencong Zainil Ghulam, usai acara nonton bareng film ‘Bumi Itu Bulat’, di Gedung Bioskop Roxy Plaza, Senin (15/4/2019).

“Film ini sangat bagus untuk anak muda, karena memberikan semangat kepada kita untuk memperkuat toleransi antar umat beragama. Bagaimana pun, kita sama-sama warga Indonesia dan berada dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Saya menemukan itu dalam film ini,” kata Ghulam.

Toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan di Jember sudah kuat dan terawat. “Namun kita jangan lengah. Kita harus terus merawat dan merajut kebhinnekaan. Masyarakat Jember perlu meluangkan waktu untuk menonton film ini,” kata Ghulam.

Ayub menambahkan, bibit-bibit intoleransi sudah mulai ada di Jember. Ia menunjuk salah satu masjid yang terus mendakwahkan khilafah islamiyah. Padahal Indonesia berdiri di atas perbedaan dan dasar kebhinnekaan yang diikat dengan NKRI dan Pancasila.

“Di Jember, Ansor dan Banser selama ini melihat banyak yang perlu kita dekati, apalagi di daerah kampus. Paham-paham (intoleran) sejak lama ada. Film seperti ini mendekatkan diri pada generasi milenial. Mungkin lewat seperti ini generasi milenial paham,” katanya. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar