Gaya Hidup

Pagelaran Tari dan Musik Nusantara Persembahan untuk 50 Tahun Kiprah Guruh Soekarno Putra di Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Perhelatan Pergelaran Tari dan Musik Nusantara telah sukses digelar di kawasan Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri. Pagelaran yang dihadiri langsung oleh seniman kondang sekaligus Anggota DPR RI Komisi X, Guruh Soekarno Putra ini diawali dengan penampilan tari remo yang dibawakan oleh penari-penari asli Kabupaten Kediri.

Secara keseluruhan ada sebanyak 67 penari dan 15 pengrawit yang ikut memeriahkan pertunjukan ini. Tak sedikit pula masyarakat sekitar ikut menyaksikan kemeriahannya. Setelah tari remo, juga ada tarian Ibu Pertiwiku yang begitu mengena dengan menggambarkan keanekaragaman seni budaya, suku, serta adat istiadat yang ada di Indonesia. Penampilan yang sempurna oleh penari membuat decak kagum penonton dan disambut riuh dengan tepuk tangan.

Pada sambutannya, Guruh Soekarno Putra tak mampu menyembunyikan rasa bangganya terhadap seniman asli Kabupaten Kediri, yang dengan terampil dan berbakat sukses membawakan setiap tarian.

“Secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada para pemeran seni pergelaran ini, karena mereka adalah kebanyakan anak-anak muda sebagai tunas bangsa, yang akan meneruskan perjuangan bangsa Indonesia khususnya bidang seni budaya. Saya sangat terharu dengat semangat mereka dan akan mendukung anak-anak muda ini untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara khususnya, di Kabupaten Kediri,” kata Guruh

“Pergelaran tari dan musik Nusantara ini merupakan persembahan 50 tahun kiprah saya di dunia seni dan budaya. Acara ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan selama kami berada di Kediri sejak hari Kamis kemarin, dalam rangka pertemuan dengan masyarakat Kabupaten Kediri yang sangat saya cintai,” lanjutnya.

Dalam pergelaran ini, yang terlibat dalam prnyajian tari-tarian seluruhnya dari Kabupaten Kediri. Hal ini adalah dalam rangka menggali potensi yang terpendam dari anak-anak bangsa agar dapat berkiprah tak hanya di Kediri, namun juga dalam skala nasional bahkan internasional.

saya berharap kegiatan ini tidak berhenti disini saja. Pemerintah pusat atau kementerian terkait bersama pemerintah daerah harus membina potensi ini agar dapat terus berkembang dan dapat mengangkat citra Kab. Kediri sebagai kota budaya, wisata dan kota sejarah, yang secara otomatis akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kab. Kediri dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Acara yang tersebut dibuka oleh Asisten Deputi Promosi Kemenpar RI Fahmizal Usman. Ia menyampaikan, Kabupaten Kediri benar-benar membuatnya terkesan. Selain seni dan budaya, wisata alamnya pun sangat mempesona.

“Tadi saya sempat diajak ke Wisata Gunung Kelud. walaupun cuma sebentar karena sudah sore tapi keindahannya tetap ada di ingatan saya. Saya berharap sektor pariwisata terus dapat dikembangkan dan ditingkatkan lagi agar perekonomian masyarakat juga ikut meningkat,” pungkasnya. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar