Gaya Hidup

One Pose Cafe, Tempat Nongkrong Instagramable Bagi Kaum Hawa

Surabaya (beritajatim.com) – Selain terkenal sebagai Kota Pahlawan, ternyata ada banyak kafe instagramable di Surabaya. Salah satunya adalah One Pose Cafe. Kafe yang bertemakan boneka beruang alias Teddy Bear ini terletak di Jl Puncak Permai III No.23 A, Tanjungsari, Suko Manunggal, Surabaya.

Kafe tersebut resmi dibuka pada 24 Juli 2016 yang digagas oleh Jijin Fukuhara. Jijin terinspirasi ketika melihat para pengantar pelanggan butiknya. Mereka lama menunggu teman atau keluarganya yang sedang mencoba gaun yang nyaman. Mereka menunggu di tempat yang ada beberapa boneka Teddy Bear-nya.

“Ya ini terinspirasi waktu kami melihat orang-orang yang nunggu (nunggu teman atau keluarga mencoba gaun) itu nyaman meskipun lama. Lalu kami berpikiran kenapa gak sekalian aja buka kafe di tempat ini,” ujar Jijin.

Kafe yang memiliki ratusan boneka Teddy Bear ini mampu menarik banyak minat pengunjung untuk nongkrong atau sekedar menghabiskan waktu di sana. Salah satunya adalah Nadia (32). Dia menuturkan bahwa kafe tersebut unik dan beda dengan kafe-kafe lain di Surabaya.

“Konsepnya unik, beda dengan kafe-kafe lainnya. Anakku juga kan suka boneka, jadi dia seneng banget kalau aku ajak kesini,” ujar Nadia yang berkunjung dengan anak dan temannya.

Kafe yang terletak di dalam perumahan ini buka dari hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 10.00 WIB hinggal 22.00 WIB. Menu yang ditawarkan sangatlah beragam. Mulai dari minuman, makanan berat hingga dessert (makanan ringan). Menu yang dipesan bisa selesai sekitar 5 sampai 15 menit.

Harga dari menu-menu yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 60 ribu. “Harga menunya sih cukup terjangkau, gak mahal-mahal amat,” ungkap Rani (26), salah satu pengunjung.

Boneka-boneka Teddy Bear yang terdapat di kafe tidak hanya kepunyaan pemilik kafe. Ada juga pemberian teman dan pengunjung. “Kebanyakan sih koleksi sendiri, tapi ada juga yang hadiah dari teman dan pemberian dari pengunjung,” ujar Jijin.

Konsep ruangan yang digunakan kafe ini dirubah lima bulan sekali, tetapi mereka tidak merubah konsep boneka Teddy Bear. Pasalnya, hal itu merupakan ciri khas kafe mereka. “Konsepnya kami ubah lima bulan sekali. Sampai pernah ada pengunjung yang mengira kalau kami buka cabang. Padahal ya cuma ganti konsep ruangannya aja,” pungkas Jijin. [muh/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar