Gaya Hidup

Nasi Sampah ‘Sego Resek’ Kuliner Hits di Malang

IMG-20190708-WA0030
Warung sego resek yang terletak di pinggir jalan raya

Malang (beritajatim.com) – Malang tak hanya terkenal dengan apel dan baksonya. Beberapa makanan unik juga ada. Sego resek misalnya, makanan yang mempunyai arti “nasi sampah” mulai ngehits (sangat terkenal) di kota Malang.

Warung yang terletak di jalan Brigjend Katamso ini buka setiap hari dari jam 17.00 sampai jam 21.00 WIB. “Kami buka dari pukul 5 sore sampai jam 9 malam disini”. Tutur Tukiman, pemilik warung saat diwawancarai di warungnya, Senin (08/07/19).

Asal mula nama sego resek sendiri adalah karena warung kaki lima ini berlokasi di dekat tempat pembuangan sampah. Juga karena campuran nasi yang dihidangkan sangat banyak sehingga menyerupai resek (sampah).

Cara pembuatan makananya pun terbilang unik, yakni dengan menggunakan kaldu ayam, toge, sayur kol, mie kuning, telor, kecap, dan nasi yang dicampur jadi satu kemudian diaduk di atas tungku menggunakan arang. Harganya pun relatif murah, dibandrol dengan harga 9 ribu rupiah sampai 13 ribu rupiah. Dan karena keunikannya, warung ini selalu dibanjiri oleh pengunjung, dan bahkan rela antre berjam-jam.

Pria yang akrab di panggil pak Man ini menuturkan bahwa sekarang dia dibantu oleh 9 orang, dari yang dulunya hanya berjualan dengan istrinya saja. “Sekarang ini ada 9 orang yang membantu saya, dan semuanya dari kerabat saya. Dulu saya hanya dengan istri saja kalau berjualan,” katanya.

Warung yang hanya beratapkan terpal ini termasuk makanan legendaris di Malang, karena sudah mulai berjualan pada tahun 1959. “Saya buka di sini mulai tahun 1959, dan dari dulu tetap tempatnya di sini,” ungkap pria yang sudah beruban itu. [ach/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar