Gaya Hidup

Libatkan Orang Bule, Reyog Ponorogo Tampil Memukau di Belanda

Go Internasional : Reyog Ponorogo tampil di Belanda(foto : Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pelan tapi pasti kesenian reyog Ponorogo mendunia kian menjadi kenyataan. Jika sebelumnya sudah tampil di Korea Selatan, Jepang, Hongkong dan Taiwan. Kali ini kesenian asli Ponorogo tampil di benua biru Eropa. Tepatnya di kota Den Haag, Belanda. Pertunjukan reyog di negeri kincir angin itu atas undangan dari KBRI Belanda.

“Undangan ini dalam rangaka Embassy Festival yang dilaksanakan selama 10 hari, disana” kata Bupati Ipong Muchlissoni, melalui pesan elektronik, Sabtu (7/9/2019).

Ipong menyebut embassy festival berisi berbagai kegiatan kebudayaan, mulai dari sarasehan, seminar, pertukaran budaya dan masih banyak lagi. Dalam acara itu reyog Ponorogo tampil tiga kali. Dua kali di kota Den haag dalam bentuk reyog festival karena tampil di dalam gedung. Yang kedua penampilan reyog obyok di jalanan, dihadapan masyarakat ibukota negera tersebut. “Penampilan ketiga reyog obyok di pusat kota Amsterdam berjalan sejauh satu kilometer juga dihadapan orang sana,” ungkap Ipong.

Biar lebih semarak, Ipong sengaja melibatkan orang-orang bule Belanda untuk bermain reyog. Total ada 34 pemain yang tampil, 14 orang dari Ponorogo dan 20 orang dari Belanda. Mereka sebelumnya sudah latihan dipandu lewat vidio. Mendekati acara dikirim pelatih untuk finalisasi sebelum main. “Selain perform, kami juga mengadakan workshop tari, barong dan gamelan,” kata Ipong.

Dalam lawatannya ke asal klub sepakbola Ajax tersebut, total ada 23 orang, 14 merupakan seniman reyog dan sisanya pejabat Pemkab Ponorogo. Ipong menyebut jika semua akomodasi dan transportasi selama di Belanda ditanggung oleh pihak sana. Sedangkan tiket pesawat dari Indonesia ke Belanda ditanggung sendiri, dalam hal ini Pemkab Ponorogo. “Lawatan Reyog Ponorogo ini untuk memberi dukungan KBRI dalam rangka membangun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Belanda,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar