Gaya Hidup

Latihan Bersama, Rider se-Indonesia Dikenalkan Wisata Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Ratusan rider latihan bersama (latber) di lereng Gunung Wilis, tepatnya di wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Mereka para penunggang ‘kuda besi’ dari berbagai daerah di Indonesia.

Titik start dimulai dari Perkebunan Secang Sukosewu di Desa Jugo. Para rider menaklukkan medan yang menantang di kawasan hutan serta jalan perkampungan. Tampak Komandan Komando Resor Militer (Korem) 082/CPYJ, Kolonel Arm Ruly Chandrayadi bersama sejumlah Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) di Jawa Timur hadir untuk ngetrail bersama.

Tak ketinggalan, Wakil Direktur SDM dan Pelayanan Umum (PU) PT. Gudang Garam Tbk Kediri, Slamet Budiono yang sekaligus sebagai Ketua Komunitas Trail Kediri (KTK). “Tujuan kegiatan ini adalah menyosialisasikan Kediri, bagaimana wisata di Kediri layak untuk dikunjungi,” kata Dr Gatot Koco, Ketua Panitia, Sabtu (27/4/2019).

Selain untuk bersilaturahmi, acara itu juga untuk memupuk kekompakan dan kerukunan antar rider, kegiatan yang digagas oleh Komunitas Trail di Pondok Pesantren Wali Barokah LDII Kota Kediri ini untuk mengenalkan potensi wisata desa di Kabupaten Kediri.

Berada di kawasan hutan, medan jalan masih cukup sejuk dengan beragam potensi dan keramahan masyarakatnya. Kawasan hijau pun masih cukup terjaga. Sebut saja air terjun Irenggolo dan Dholo yang berada di bagian timur lereng Gunung Wilis. Wisata alam ini, tentu sayang untuk dilewatkan bagi para wisatawan.

Nantinya di Desa Mojo, juga akan dibangun Kampung Off Road sebagai wahana wisata untuk masyarakat umum, terutama para pecinta adventure. Pihaknya menyediakan 10 hektar lahan untuk kawasan wisata tersebut yang dilengkapi dengan penginapan dan kafe.

Sementara itu setelah puas menyusuri jalur sejauh hampir 50 kilometer, para rider berhenti di titik finish yang ada di Markas Brigif 16 Wira Yudha Kota Kediri. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar