Gaya Hidup

Pameran Wedding

Konsep Pernikahan Nusantara Jadi Incaran Calon Pengantin

Surabaya (beritajatim.com) – Konsep pernikahan yang simpel dan modern kini menjadi pilihan para calon pengantin . Tak heran banyak vendor yang mulai bersaing untuk mematangkan konsep sebuah pernikahan. Salah satunya Mitra Flower Decoration yang memberikan jawaban atas kebingungan itu dengan menggelar pameran pernikahan (wedding exhibition) di Dyandra Convention Hall, Jumat (17/5/2019).

Mengangkat tema pernikahan Indonesia sebagai upaya melestarikan adat dan budaya Nusantara, diharapkan menjadi pilihan anak bangsa agar tetap bisa melestarikan budaya yang tak kalah dengan budaya-budaya asing.

Ketua Penyelenggara MPI Sumitro mengatakan, budaya pernikahan di Indonesia memiliki ciri khas yang sangat bernilai. Dirinya berharap agar budaya yang telah diwariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia tidak hilang, dan bahkan musnah. Oleh karena itu, perkumpulan vendor pernikahan memberikan edukasi akan pentingnya budaya bangsa.

“Edukasi ini dimaksudkan untuk memberikan bekal pengetahuan kepada vendor baru agar lebih memahami arti budaya dari setiap pernikahan di Indonesia,” ungkapnya.

“Visi dan misi kami di pameran ini adalah menjadi salah satu pameran tahunan wedding bertaraf Nasional yang ke depannya dapat menjadi ikon pameran baru khususnya di Jawa Timur, mengenalkan keanekaragaman budaya Indonesia pada umumnya, serta Jawa pada khususnya,” urainya.

Di samping itu, ia ingin membantu promosi budaya lokal terutama vendor-vendor potensial pendukung acara pernikahan di Surabaya. “Untuk menciptakan citra positif  Surabaya sebagai kota yang menghargai budaya tradisional dan budaya lokal khususnya. Yang mengakomodir keanekaragaman budaya Nusantara dan sebagai media pemersatu antar pemerintah daerah untuk mempromosikan destinasi masing-masing,” pungkas Sumitro.

Sementara itu, Ketua Himpunan Perusahaan Penata Tata Acara Indonesia (Hastana) mengatakan, acara tersebut merupakan puncak tradisional elegan.

“Dimana Pak Sumitro mulai mengajak kami untuk bersama-sama membuat dan menggelar kegiatan Mitra Pernikahan Indonesia ini sebagai wujud ucap terima kasih kepada para pemangku adat, para perias, MC tradisional dan akhirnya dihadiahi oleh Pak Mitro secara personal dengan adanya pameran semegah ini,” ujarnya.

Ia juga menginformasikan bahwa acara tersebut tidak hanya berhenti di sini, tetapi juga ada gelaran pernikahan tradisional. “Kita akan menginformasikan pada masyarakat dan memberikan edukasi-edukasi, gelaran tradisional yang akan kita kemas di acara adat Surakarta beserta narasinya,” bebernya.

Lanjut pria yang juga tergabung dalam Wedding Organization (WO) Nasional, dalam acara ini juga ingin memberikan edukasi bahwa tradisional itu adalah elegan dan tidak kuno karena dipergerakan dengan step by step acara, banyak dan harapan yang besar. “Itu yang mungkin belum diketahu teman-teman muda atau calon pengantin. Jika mereka tahu, pasti akan mencari tradisional,” pungkasnya.

Pameran Mitra Pernikahan Indonesia ini dilaksanakan selama 3 hari dengan diikuti oleh 80 Vendor pernikahan. Pameran ini akan diisi dengan berbagai kegiatan yakni menampilkan karya dekorasi wedding terbaik dari vendor ternama, fashion Show pengantin Tradisional dan Pengantin Hijab, Pertunjukan seni & budaya Nusantara khususnya Jawa. Serta menampilkan produk-produk unggulannya di bidang kecantikan, kebutuhan pernikahan dan fasilitas pendukung pernikahan lainnya dan B2B Vendor Wedding. [way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar