Gaya Hidup

Kembang Pukul Empat yang Punya Banyak Kasiat

Adib menunjukkan bunga Pukul Empat dan minuman segar dari olahan bunga tersebut

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jenis tanaman bunga yang masuk dalam tanaman hias bernama Pukul Empat atau Mirabilis Jalapa memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan. Bunga yang sering juga disebut dengan nama Kederat itu pada zamannya banyak dicecap langsung dan memiliki rasa manis.

Bagi yang lahir di tahun 80an, bunga ini sangat di idolakan karena tidak hanya indah, namun digunakan untuk media permainan bahkan menjadi pengganti permen kala itu. Namun, bunga ini semakin dilupakan banyak orang kerena sifatnya yang rentan dengan musim kemarau.

Menurut Adib Nurdiyanto, Warga Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, jika dilihat dari sisi kesehatan, bunga Kederat bisa digunakan untuk meredakan radang amandel, radang tenggorokan, batuk berdarah, kanker, batu ginjal, batu empedu, dan kencing manis.

“Salah satu di antara manfaatnya, yang sangat penting bagi wanita adalah dapat mengatasi keputihan. Demikian banyak khasiatnya karena bunga ini mengandung zat betaxanthis, zat asam lemak serta zat asam minyak yang baik untuk kesehatan kita,” ujarnya, Rabu (11/9/2019).

Di kampungnya, RT 11 Desa Mojodeso, Adib Nurdiyanto menyadari semakin berkurangnya penggemar bunga ini, sehingga proses budidaya pun dilakukan. Meski jenis tanaman ini perlu penyiraman rutin saat musim kemarau, namun bunga yang dihasilkan cukup produktif dalam sudut pandang bahan baku untuk minuman segar dan sehat.

Minuman segar dari bunga ini berwarna merah muda alami dengan aroma yang sangat khas, dan bisa ditambahkan madu atau juga gula pasir. Adib berharap semakin banyak masyarakat terutama remaja yang peduli hidup sehat dengan konsumsi yang sehat pula. “Kalau penasaran dengan rasanya, anda bisa menjumpai rumah kreatif dimana anda bisa mendapatkan minuman segar ini dengan kemasan siap minum,” terangnya.

Hampir semua penikmat minuman ini, teringat masa kecil dulu dan kemudian bercerita bagaimana masa kecilnya memainkan bunga ini, disebut bunga terompet oleh anak-anak yang lahir di tahun 80an. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar